oleh

Senangnya Anak PAUD, Berkunjung ke Agro Edu Wisata

SUMEKS,CO – BANYUASIN –  Riang gembira, penuh tawa. Itulah suasana yang tergambar ketika rombongan dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) KB Bunda Rosallia melakukan kunjungan edukasi pertanian ke SMK Pertanian Pembangunan Negeri Sembawa, Senin (1/03/2021).  ‘’Kunjungan edukasi ini, jadi agenda rutin kami. Sebelumnya kami pernah ke Bird Park, Jakabaring, serta beberapa tempat lain di Palembang,’’ kata Kepala PAUD KB Bunda Rosalia, kemarin.

Sekarang, bersama 15 orang anak, 15 wali murid dan 2 guru pendamping, memilih SMK PP Sembawa menjadi lokasi kunjungan.  ‘’Kami lihat  tempat ini lebih baik dan memadai sebagai wisata edukasi untuk anak,’’ kata dia.

Selain dari lokasi PAUD yang tidak terlalu jauh –sekitar 6 KM, dari SMK PP Negeri Sembawa, Rosalia menilai, tempat ini sangat mumpuni. Lantaran bisa memiliki ilmu pertanian yang bisa ditularkan kepada anak usia dini.

Dipandu oleh Yonear Effendi dan beberapa karyawan kebun, anak anak diajak berkunjung dan melihat apa saja yang ada di SMK PP Negeri Sembawa. Mulai dari instalasi ternak burung puyuh, ayam, kambing serta sapi, kemudian berkunjung ke kebun anggrek, jambu kristal, hingga melakukan kunjungan ke Kawasan Agro Eduwisata (AEW) SMK PP Negeri Sembawa yang baru saja diresmikan oleh Gubernur Sumatera Selatan.
blank

Terlihat anak anak sangat bersemangat dengan senyum yang menunjukkan kegembiraan. “Ini adalah suatu kehormatan bagi kita selalu menjadi tempat kunjungan edukasi bagi anak-anak PAUD KB. Bunda Rosalia, dan beberapa sekolah lain yang ada di Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin, kedepannya nanti SMK PP akan lebih bersiap agar mampu menjadi objek Wisata Edukasi yang lebih recomended” kata Ir. Mattobi’i, M.P selaku Kepala SMK PP Negeri Sembawa.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI, Prof. Dedi Nursyamsi, mengatakan Agro Edu Wisata (AEW) harus hebat, termasuk infrastrukturnya, pertanamannya, dan semuanya harus hebat. Sehingga agro wisata dapat dijadikan sebagai tempat atau sarana pembelajaran dan meningkatkan kecintaan kaum milenial dan usia dini terhadap pertanian dan peternakan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjelaskan, bahwa Agroeduwisata merupakan kegiatan mengembangkan kawasan pertanian yang berperan sebagai kawasan produksi, edukasi, inovasi teknologi, inkubasi bisnis, konservasi lingkungan, juga sebagai kawasan wisata. (wi2k/ril)

Komentar

Berita Lainnya