oleh

1.567 Vial Vaksin Sinovac di Pagaralam Sudah Disuntikkan

PAGARALAM – Pelaksanaan Vaksinasi Sinovac yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pagaralam di beberapa Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) Kota Pagaralam sejak awal Februari 2021 lalu, kini mayoritas sudah masuk pada dosis kedua bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) se-Kota Pagaralam.

Kepala Dinkes Kota Pagaralam, Desi Elviani melalui Kabid P2P Dinas Suwirman mengakui bahwa dari 2.160 vial vaksin yang diterima Dinkes tahap pertama lalu sebanyak 1.567 vial sudah disuntikkan ke Walikota bersama FORKOPIMDA dan 1.065 Nakes.

“Dan saat ini mayoritas, baik itu Walikota, FORKOPIMDA mau pun Nakes sudah menerima dosis kedua,” terang Suwirman.

Suwirman menambahkan, bahwa quota ataupun jumlah vaksin yang diterima setiap daerah di Indonesia sudah merupakan ketetapan dari pemerintah pusat, sehingga belum diketahui secara pasti berapa banyak yang akan kembali diterima oleh Dinkes Kota Pagaralam untuk vaksinasi tahap kedua.

“Dan informasinya, hari ini vaksin untuk tahap II sudah sampai di Provinsi Sumsel, yang kemudian akan dilanjutkan ke tiap-tiap daerah,” jelasnya.

Sementara itu ditambahkan Kasi Survailance dan Imunisasi, Popy Mardiana, bahwa secara cakupan vaksinasi di Kota Pagaralam cukup baik, dan Pagaralam berada di urutan kelima di Provinsi Sumatera Selatan dengan capaian 84,49 persen (832 orang) dari jumlah sasaran yang terdata di PCare 99,18 persen (1.211 orang).

“Total sebanyak 832 orang yang divaksin 120 orang ditunda dan 282 tidak diberikan vaksin, karena ada Kormobid pada vaksinasi dosis pertama lalu,” jelasnya.

Sedangkan vaksinasi tahap dua, kata Popy, saat ini cakupannya baru 48.33 persen dari 749 sasaran vaksin yang terdata dalam Pcare yang mengalami penundan 17 orang, serta batal divaksin 12 orang.

“Namun jumlah ini bisa berubah setiap harinya, seiring dengan pelaksanaan vaksinasi dan beberapa sasaran yang mengalami penundaan siap divaksin di kemudian hari,” tutupnya.

Sementara untuk sebaran Covid-19 di Kota Pagaralam sampai hari ini, dikatakan Jurubicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pagaralam, Syamsul Bahri Burlian, masih tersisa 5 kasus positif yang masih dalam tahap pemantauan atau isolasi.

“Isolasi mandiri 1 orang, isolasi di RSUD Besemah 1 orang, serta 3 orang lagi isolasi di Rumah Sakit Palembang,” terangnya.

Sementara total kasus sembuh, dikatakan Syamsul sebanyak 153 orang, meninggal dunia 10 orang dan total keseluruhan 168 orang, dengan status zona oranye. “Kita tetap berharap agar masyarakat Kota Pagaralam tetap waspada dan senantiasa tidak abai terhadap protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak serta mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas (3M),” jelasnya.

Ditambahkannya, selain berstatus zona oranye, saat ini semua hasil swab sudah keluar, baik hasil tracking atau temuan kasus baru penularan virus corona di Kota Pagaralam, pasalnya hasil spesimen semuanya sudah dikeluarkan pihak laboratorium. (ald)

 

Komentar

Berita Lainnya