oleh

Satu Warga Gunung Gare OKU Selatan Tewas Tertimpa Longsor

SUMEKS.CO- MUARADUA– Longsor kembali menelan korban jiwa, jika sebelumnya logsor menewaskan warga desa Gunung Batu  kecamatan Pulau Beringin, kali ini satu warga desa Gunung Gare kecamatan Muaradua kisam oku selatan tewas tertimpa longsor yang terjadi jumat pagi skeitar pukul 07:00 WIB.

Satu warga yang meninggal tersebut bernama Warsidani bin Cek em, (45), sedang adiknya Loyadi bin Cik Em (40),  Merin bin Rohani (55), Eliyadi bin Burnawi (45 ) Merin bin Rohani (55), Eka putra JKaya bin Rojawi (45) semuanya warga Gunung Gare, berhasil selamat setelah melarikan diri dari terjangan longsor.

Menurut keterangan Kapolsek Muaradua Kisam AKP Heri  Sulistiyo menerangkan, korban  mengalami tangan kanan putus dan belum ditemukan, dada sebelah kanan mengalami luka robek, muka hancur akibat benturan yg kemungkinan adalah alat turbin atau kayu serta material lonsgor yang menimpanya

Dikatakannya,  persitiwa tersebut terjadi  Jumat sekitar pukul 07:00 WIB, mulanya  ke 5 (lima) yang menjadi korban bencana alam lonsgor itu berencana melakukan perbaikan mesin turbin yang engalami rusak akibat hujan deras pada malam hari sebelum kejadian.

“Letak  lokasi turbin pembangkit listrik milik mereka itu berjarak  sekitar 2 (dua) kilometer dari desa,”terang Heri.

Pada saat sedang melakukan perbaikan turbin itulah tiba-tiba tanah dari tempat mereka sedang bekerja longsor ke arah mereka. Salah satu dari mereka sempat berteriak memberi tahu agar segera menyelamatkan diri. Merekapun berhamburan berlari menghindari amukan longsor. ke 4 (empat) warga  berhasil menyelamatkan diri.

Namun naas salah warga atas nama Warsidani tidak berhasil menyelamatkan diri dan tertimbun tanah longsor. “Dari warga yg selamat tersebut langsung memberitahukan perihal atas terjadinya kejadian tanah longsor tersebut ke kepala desa Gunung Gara dan Polsek Muaradua Kisam, dan kemudian kita bersama pemerintah desa dan kecamatan langsung melakukan pencarian,”terang Heri.

Korban sendiri baru ditmukan setelah dilakukan pencarian selama lebih dari 6 jam olah warga dibantu petugas baik dari aparat desa dan piak kepolsian dibantu dari Koramil serta tim evakuasi lain. “Korban atas nama Warsidani baru ditemukan sekitar pukul 14:00 wib dalam keadaan meninggal dunia dengan luka disekujur tubuh,”Kata Heri.

Korban sendiri setelah ditemukan langsung dievakuasi warga menggunakan tandu ke desamenuju  rumah duka untuk dibersihkan dan disemayamkan oleh pihak keluarga korban pada Jumat sore kemarin. (dwa) 

Komentar

Berita Lainnya