oleh

10 Kiper Muda Berguru ke Imam

JAKARTA – Kiper utama Sriwijaya FC Imam Arief Fadillah menikmati betul libur kompetisi kali ini. Dia memanfaatkan vakum kompetisi ini dengan menularkan ilmu kepada pemain muda di kampung halaman, Tasikmalaya, Jawa Barat. Hingga kini, dia sudah berbagi ilmu kepada sepuluh siswa.

“Alhamdulillah pesertanya lumayan. Sekarang sudah 10 siswa,” ungkap Imam ketika dikonfirmasi kemarin (3/12).

Imam memang memanfaatkan libur kompetisi dengan membuka kursus kiper begitu Liga 2 tidak jadi digulirkan kembali pada awal November. Kursus dibuka karena dia ingin ada generasi penerus penjaga gawang dari Tasikmalaya. Kebetulan, saat ini Imam adalah satu-satunya kiper asal Tasikmalaya yang bermain untuk klub profesional.

Dia berharap, saat kompetisi kembali digulirkan nanti ada anak didiknya yang dilirik klub. Minimal dari klub yang berjuang di kompetisi Liga 3. Kebetulan di antara 10 siswa itu ada yang berusia 20 tahun.

Baginya, membuka kursus juga bisa menjadi cara lain menciptakan variasi dalam berlatih. Semakin banyak teman berlatih semakin bagus untuk mengusir kebosanan latihan mandiri. “Dari kursus ini saya punya mimpi untuk bisa bantu pemuda dari kampung halaman menjadi kiper masa depan Indonesia,” ujarnya.(kmd)

Komentar

Berita Lainnya