oleh

10 Ton Pipa Pertamina di Gudang Rongsokan

-Hukum-104 views
PRABUMULIH – Pencurian pipa pertamina seakan tak pernah ada habisnya. Meskipun sudah banyak pelaku yang ditangkap. Namun muncul lagi pelaku baru yang mencoba mencari peruntungan.
Senin (29/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Tim gabungan BKO Polres Prabumulih bersama tim keamanan alias securiti PT Pertamina EP Asset 2, menggerebek sebuah gudang penampungan barang bekas. Alias agen rongsokan milik Antoni Nazarudin di Jalan Penukal, Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur.
Dalam penggerebekan tersebut. Petugas berhasil mendapatkan ratusan potong pipa besi berbagai ukuran dan master valve yang diperkirakan beratnya sekitar 10 ton. Yang diduga pipa milik Pertamina yang hilang dicuri.
Selain itu, petugas juga mengamankan dua orang pekerja berinisial NZ (Nazarudin, red) dan NK (nikson, red). Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun. Penggerebekan gudang barang bekas itu bermula dari penangkapan pelaku pencurian pipa besi Pertamina di Desa Purun Kabupaten Pali oleh jajaran polres Muara Enim, (22/1) yang lalu.
Berdasarkan pengakuan pelaku, barang hasil curian dijual kepada seorang penadah di kota Prabumulih. Berbekal informasi itu, BKO Polres Prabumulih dan petugas keamanan pertamina langsung melakukan penyelidikan.
Setelah memastikan keakuratan informasi tersebut. Petugas langsung menggerebek gudang barang rongsokan itu. Namun langkah petugas untuk masuk kedalam gudang tidaklah mudah. Dua orang pekerja berinisial NZ dan NK sempat melarang petugas masuk.
Tapi berkat kesigapan petugas, kedua pekerja itu dibuat tak berkutik. Ketika petugas berhasil mendapatkan barang bukti berupa tumpukan pipa besi dan master valve yang ditutup dengan karung plastik. Guna kepentingan penyidikan, kedua pekerja itu digelandang ke pos securiti pertamina.
Dihadapan petugas, NK mengaku pipa-pipa besi tersebut dibeli dari seseorang di Kabupaten Pali. “Kato bos aku barang ini dari Pali,” ujarnya. (chy)

Komentar

Berita Lainnya