oleh

12 Pasien DBD Masih Dirawat

PALI – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Bumi Serepat Serasan terus merebak. Terbukti, diawal tahun 2019 ini, tercatat ada 46 pasien penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi.

Kepala Ruangan RSUD Talang Ubi, Dina mengatakan, bahwa saat ini saja ada 12 pasien DBD yang telah dirawat, yang rata-rata anak-anak. Dan, ada satu pasien yang dirujuk ke Rumah Sakit Muara Enim.

“Sementara untuk kondisi pasien masih fase sedang, tidak ada yang kritis. Total semua yang dirawat di RSUD Talang Ubi sudah ada 12 pasien,” katanya, Kamis (10/1).

Sementara, Yuni (26), salah satu orang tua pasien yang dirawat di RSUD Talang Ubi asal Desa Tempirai Utara, Kecamatan Penukal Utara mengaku, bahwa anaknya sudah empat hari di rawat.

“Panas badannya tidak turun-turun. Ketika dibawa ke Puskesmas, langsung dirujuk ke rumah sakit ini. Karena menurut dokter, anak kami kena DBD. Kami minta instansi terkait untuk intensif melakukan penyemprotan atau upaya lainnya agar DBD tidak terus menyebar,” pintanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) PALI Lydwirawan menyarankan, agar warga yang berdiam dilokasi endemik DBD harus melakukan 3M.

“Kalau fogging sudah kita lakukan. Tetapi kalau sering dilakukan fogging, dampaknya akan resisten atau nyamuk akan kebal dan semakin ganas. Untuk itu, kita anjurkan masyarakat terapkan pola 3M dan pembagian bubuk abate,” pungkasnya. (ebi)

Komentar

Baca Juga