oleh

12 PDP di Sekayu Membaik, 3 Meninggal Dunia

SEKAYU – Tiga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Bumi Serasan Sekate meninggal dunia setelah sebelumnya ada pasien PDP-26, kini PDP 32 berjenis kelamin perempuan yang meninggal dunia saat mendapatkan penanganan di RSUD Sekayu, Senin (27/4/2020) sekitar pukul 13.35 WIB. Bahkan terungkap, ada pasien PDP 24 yang juga meninggal dunia sebelum meninggalnya PDP 26.

“Untuk PDP 24 itu kalau gak salah tanggal 9 April, di Sekayu juga. Cuma gak sempat kita swab, sudah meninggal dunia, kalau sempat di ventilator sebetulnya bisa diambil sampel di ventilatornya, tapi gak sempat,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Muba, Seftiani Peratita.

Sementara untuk kasus PDP 32 ini sebelumnya masuk RSUD Sekayu pada Minggu (26/4/2020) dan mengalami kondisi kesehatan yang memburuk hingga akhirnya meninggal dunia.

“PDP 32 ini dari hasil rapid test negatif, namun sebelum meninggal dunia sudah diambil swab dan tinggal menunggu hasil karena belum bisa dipastikan apakah positif atau negatif Covid-19,” kata Herryandi Sinulingga, Kadiskominfo Muba yang juga Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganam Covid-19 Herryandi Sinulingga.

Dilanjutkannya, untuk meminimalisir resiko, diputuskan pemakaman PDP 32 berdasarkan protokol kesehatan.
“Pihak keluarga juga menerima dengan penjelasan yang diberikan tim medis,” ujar Lingga.

Ia menambahkan, berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Muba per 27 April 2020
tercatat ada sebanyak 258 ODP dengan jumlah ODP selesai pemantauan 215 orang dan Jumlah ODP masih dipantau 43 orang, 31 OTG, dan 32 PDP .

“Tercatat pula ada sebanyak 11 PDP yang kondisi kesehatannya membaik dan berdasarkan swab BBLK Palembang dinyatakan negatif covid-19,” bebernya.

Hingga saat ini kasus positif PDP Positif Covid-19 di Muba tercatat ada dua kasus yakni kasus 01 Laki-Laki 24 Tahun (impor) dan kasus 02 Laki-Laki 41 Tahun (impor).  Kemudian, 3 PDP meninggal dunia dan dimakamkan sesuai protokol SOP Covid-19.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin mengimbau kepada masyarakat Muba yang diperantauan untuk tidak mudik terlebih dahulu. “Tunda dulu mudiknya, kita patuhi aturan Pemerintah demi memutus rantai penularan covid-19,” ujarnya.

Dodi mengucapkan belasungkawa atas berpulangnya PDP-32 Muba dan ia memastikan proses pemakaman tetap akan dilakukan sesuai SOP Protokol Kesehatan.
“Meski masih menunggu hasil swab namun pelaksanaan pemakaman akan dilakukan sesuai SOP protokol kesehatan,” tegasnya.

Dodi mengimbau, agar umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa khususnya tenaga kesehatan yang menangani Covid-19 menjaga asupan vitamin dan gizi selama bertugas.

“Jaga kesehatan dan tetap selalu safety saat bertugas, kita sama-sama berdoa dan berupaya memutus rantai penularan covid-19 di Muba,” pungkasnya. (kur)

Komentar

Berita Lainnya