oleh

13 Napi Lapas Pagaralam Terima Asimilasi

PAGARALAM – Dalam rangka pencegahan penyebaran virus covid-19, Lapas Kelas III Pagaralam melaksanakan pengeluaran narapidana dan anak melalui program asimilasi rumah sebanyak 13 orang.

Pengeluaran ini merupakan tindaklanjut Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI (Permenkumham) Nomor 32 Tahun 2020, ujar Kepala Lapas Klas III Pagaralam, Jalaludin SH didampingi Kasubsi Pembinaan, A Rifqi Affandi SPsi MSi melalui Humas Lapas, Adi Mefta.

“Tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat bagi Narapidana dan Anak dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran COVID-19,” ujar Adi Mefta dihubungi Minggu (21/2)

Kendati Napi menjalani asimilasi di rumah, ditegaskan Adi Mefta, mereka diharapkan untuk tidak lagi mengulangi kesalahannya, serta wajib lapor diri secara rutin ke Bapas sebagai pihak pengawas program asimilasi rumah dan tetap berada di rumah serta mematuhi protokol kesehatan.

Sebelumnya, disampaikan Kalapas Klas III Pagaralam, Jalaludin SH, selama wabah Corona ini warga binaan yang mendapat asimilasi untuk tidak melakukan kegiatan di luar ketentuan sebagaimana yang diatur.

Yang jelas, selama asimilasi di rumah taati aturan pemerintah daerah setempat, ujar Kalapas. Karena untuk sementara ini kondisi kondusif belum bisa dipastikan hingga kapan. “Jangan ke mana-mana selama wabah Corona. Apalagi ke luar daerah hingga sampai dengan waktu pembebasannya nanti,” ujar dia.

Oleh karenanya, manfaatkan kesempatan program ini dengan sebaik-baiknya untuk berkelakuan baik, dan jangan sampai mengulangi pelanggaran serupa atau pidana baru.

“Jika kembali berbuat pelanggaran, terlebih pidana, maka hak asimilasinya dicabut,” tegasnya seraya mengatakan mereka asimilasi di rumah dalam pengawasan Bapas Lahat. (ald)

 

Komentar

Berita Lainnya