oleh

13 Tahun Deni di Hutan, Bukan Hewan Buas Ancaman Tapi Manusia

Sumeks.co- Banyuasin- Alam dan tugas mulia memanggil Deni Mulyana. Untuk tetap menjadikan kawasan hutan di Kabupaten Banyuasin. Tetap hijau dengan flora dan faunanya.

Sebagai seorang polisi hutan, dirinya sering kali meninggalkan keluarga. Demi menjaga kawasan Taman Nasional Sembilang.

Rutinitas yang ia telah jalani selama 13 tahun itu. Kadang kala membuat dirinya merasa khawatir ketika meninggalkan keluarganya untuk tugas.

Sebagai manusia biasa ia sangat mencintai keluarganya. Namun,tugas tetap harus dijalankannya.

Kawasan taman nasional sembilang, merupakan kawasan hutan, yang juga berada di kawasan perairan.

Banyak juga di tumbuhi hutan bakau yang salah satu terbesar di Indonesia.

Ketika hendak bertugas dan patroli udara, perairan dan darat wilayah tersebut. Sudah menjadi tugas keseharian Deni. Ombak besar ketika cuaca tidak bersahabat, juga harus dihadapi Deni saat patroli di perairan hutan.

Belum lagi, bahaya akan hewan buas yang di air berupa buaya muara. Yang kerap terlihat ketika berpatroli di wilayah hutan bakaunya.

Tetapi, hal itu tidak menyurutkan langkah Denny bersama rekan-rekan se-Profesinya untuk menjaga hutan Indonesia.

Tantangan Terbesar adalah?

“Menghadapi Pelaku Ilegal Logging,”
“Dan perambah hutan,” Kata Deni Mulyana,S.Hut, Polisi kehutanan Pelaksana Lanjutan, yang bertugas di TN Sembilang. Ketika di bincangi, Sumeks.co.

Karna, apa yang dilakukan para pelaku itu. Sangat berdampak pada kerusakan kawasan hutan khususnya Taman Nasional Sembilang.

Saat melakukan tugas, kerjasama tim sangatlah penting. Sehingga dalam mencegah dan menangkap para pelaku Ilegal logging dapat berhasil.

Pengejaran para pelaku dan penangkapan aktivitas illegal logging sudah sering di lakukan Deni bersama satuannya.

Dalam pelaksanaannya, memang sangat beresiko. Karna kondisi di hutan lebat.

” Pelaku tertangkap,”

” Sudah tiga kasus illegal logging dan perambahan yang kami ungkap,”

“Sampai persidangan hukum,” ungkap Deni

Kedepan, Deni berharap akan lebih baik lagi untuk bisa terus bertanggungjawab menjaga kelestarian kawasan hutan taman nasional sembilang.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat. Demi kepentingan bersama, agar bisa mematuhi mengenai tata tertib, hukum, dan hak jika berada di kawasan taman nasional itu.

Sosialisasi sebagai bentuk antisipasi terus dilakukannya bersama pihaknya. Supaya, keutuhan taman nasional sembilang.

Terhindar dari segala bentuk ancaman dan potensi kerusakan, ditimbulkan oleh orang tidak bertanggung jawab. Yang beraktivitas dalam kawasan terlindungi

“Seperti TN Sembilang,”tegasnya.(bun)

Komentar

Berita Lainnya