oleh

130 Petugas Bawaslu Ikuti Rapid Test

RUPIT – Menghadapi tahapan pilkada serentak di tengah pandemi COVID-19, 130 petugas Bawaslu Kabupaten Muratara melakukan rapid test, Jumat (3/7) pukul 09.00 WIB. Mereka terdiri komisioner, Panwascam, dan PKD langsung melakukan tes pemeriksaan di kantor Bawaslu Muratara.

Paulina, Koordinator Divisi SDM, Oganisasi dan Datin Bawaslu Muratara mengatakan bahwa rapid test ini dilakukan kepada Panwascam dan PKD sebelum turun ke lapangan. Ini sebagai upaya untuk mengantisipasi petugas terpaparnya COVID-19.

“Karena masih dalam masa pandemi, kita tetap menjalankan tugas secara profesional dan harus menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan surat edaran kesehatan,” kata Paulina.

Dia menjelaskan, pengawas lapangan memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan. Sehingga saat menjalankan tugas, pengawas lapangan harus membekali diri dengan alat pelindung diri (APD) yang telah disalurkan ke seruluh petugas baik di kecamatan maupun di kelurahan dan desa.

“Belajar dari pemilu sebelumnya, banyak korban dalam penyelenggaraan padahal itu tidak ada pandemi. Apalagi sekarang saat pandemi COVID-19. Risiko petugas lebih tinggi, jadi dalam menjalankan tugas tetap memperhatikan keselamatan pengawas,” ujarnya.

Sementara itu, Tirta Arisandi, Koordinator Sekretaris Bawaslu Muratara menerangkan, untuk pengadaan APD, dianggarkan dari APBN. Dan pihak Bawaslu hanya menyalurkan sejumlah bantuan yang ada.

“Kita sifatnya menerima barang, untuk APD nanti semua dari pusat, daerah tidak melakukan pengadaan,” tutupnya. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya