oleh

133 CPNS Terpaksa Rapel Gaji

Wajib Input Ulang, Terkendala Sistem

PRABUMULIH – Meskipun sudah tanda tangan SK (Surat Keputusan) dan mulai bekerja awal Januari 2021, sebanyak 133 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kota nanas belum juga “menyicipi” gajian pertama nya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Prabumulih, Beny Rizal melalui Kabid Pengembangan ASN, Yandi Irawan mengungkapkan pihaknya sudah mengusulkan gaji CPNS 2019 yang diangkat tahun 2020 dan terhitung masa kerja 2021. “Kalau jumlah usulan sudah kita ajukan, tapi untuk anggaran tetap di keuangan setda,” jelas Yandi singkat.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Prabumulih, Jauhar Fahri membenarkan pihaknya belum membayarkan gaji CPNS. “Untuk gaji CPNS masih diupayakan, kita terkendala Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) sehingga tidak bisa serta merta kita berikan (gaji, red),” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Jauhar menyampaikan sistemnya belum tersambung sehingga belum bisa membayarkan gaji CPNS. Kedua, para CPNS juga mengantongi surat keterangan pelaksanan tugas per tanggal 4 Januari. “Kemarin pun untuk pegwai bukan CPNS kita bayarkan manual. Nah untuk yang baru ini kita harus input ulang,” tegasnya.

Kendati demikian, pria yang pernah menjabat Kepala Inspektorat itu menegaskan kalau sistem sudah benar maka secepatnya dibayarkan. “Kalau sistem benar kita bayar, tidak masalah duit ado,” sebutnya.

Disinggung apakah ada target pembayaran gaji CPNS? Jauhar mengaku pihaknya mentargetkan di akhir Januari atau awal Februari (rapel, red). “CPNS ini baru menerima gaji 80 persen, nanti setelah pra jabatan baru dibayar 100 persen,” tukasnya. (chy)

Komentar

Berita Lainnya