oleh

1,4 Kilogram Sabu-sabu “Dibuang” ke Dalam Saptic Tank

SUMEKS.CO, SEKAYU – Polres Musi Banyuasin bersama Forkopimda, Selasa (23/03/2021) memusnahkan barang bukti tindak pidana narkotika berupa sabu-sabu seberat 1485 gram atau 1,4 Kilogram. Barang bukti tersebut berasal dari tiga perkara yang ditangani oleh Sat Res Narkoba.

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK, didampingi Kasat Narkoba AKP Jonroni M Hasibuan SH, mengatakan, narkoba merupakan salah satu zat adiktif yang berbahaya jika dikonsumsi.

Narkotika ini hal yang sangat membahayakan bagi generasi penerus. Dengan pemusnahan narkoba jenis sabu-sabu ini, artinya sudah menyelamatkan anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Untuk itu mari secara bersama, kita tekan penyebaran narkoba ini, peran dari para orangtua juga sangat penting untuk menjaga anak-anaknya menjauhi narkoba. Karena apabila anak-anak kita sudah terjerumus sama halnya dapat menghancurkan masa depan generasi dan bangsa,” ucapnya.

Adapun barang bukti narkotika jenis sabu yang dimusnahkan sebanyak 1.485,4 gram. “Barang haram tersebut merupakan barang sitaan dari 3 kasus yang berada di Desa Beruge, Sungai Lilin dan Desa Tanjung Durian Kecamatan Lawang Wetan,” ujarnya.

Barang bukti dimusnahkan dengan cara dimasukkan ke dalam larutan deterjen selanjutnya diblender, kemudian campuran air larutan deterjen berikut sabu tersebut dibuang dengan cara dimasukkan ke dalam saptic tank atau saluran pembuangan.

“Semoga untuk ke depannya kita bersama dengan semua pihak dapat terus menekankan terjadi penyebaran narkotika di lingkungan Kabupaten Musi Banyuasin,” pungkasnya.

Terpisah, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH, sangat apresiasi.

“Saya mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berusaha keras dalam memberantas peredaran narkoba,” ungkapnya.

Menurutnya kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten dan Aparat Penegak Hukum dalam pemberantasan narkoba. Hal ini harus diberantas secara terus-menerus.

“Karena narkoba dapat memberikan dampak yang buruk bagi si pemakai. Bahaya narkoba bukan saja dapat menghancurkan diri tetapi juga masa depan,” tukasnya.

Saat ini, permasalahan penyalahgunaan narkoba sudah berada dalam tingkat yang mengkhawatirkan. Tak hanya menyasar orang dewasa, remaja dan anak-anak pun menjadi target pemakainya. Hal inilah menjadi tanggung jawab dari semua pihak dalam upaya menekan tingkat penyalahgunaan narkoba di masyarakat.

“Ke depannya, saya berharap kepada semua pihak, baik pemerintah, aparat penegak hukum dan masyarakat untuk bersama-sama ikut berpartisipasi mengawasi dan memerangi peredaran narkoba. Dengan ikut memberantas peredaran narkoba, berarti kita ikut menyelamatkan generasi muda dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba. Mari kita wujudkan masyarakat Muba yang bebas dari narkoba,” bebernya.(boi/harianmuba/dho)

Komentar

Berita Lainnya