oleh

15 Rubu Siswa Bertarung pada Seleksi Nasional Masuk Madrasah Unggulan

SUMEKS.CO- Kementerian Agama menggelar Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB) sekolah unggulan Kementerian Agama Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) pada 27-28 Februari 2021. Bersamaan itu, digelar juga SNPDB Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan (MAN PK) dan Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN).

Pada seleksi tahun ini, sebanyak 15.292 siswa akan bertarung dalam Seleksi Nasional Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah Aliyah Negeri bersistem asrama binaan Kementerian Agama.

Para pendaftar akan memperebutkan 2.883 kursi yang tersedia di 23 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia, 17 MAN Program Khusus, dan 2 Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN).

Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Muhammad Ali Ramdhani menjelaskan, MAN Insan Cendekia merupakan madrasah sains yang menfokuskan diri pada ilmu pengetahuan dan teknologi. MAN Program Khusus adalah, madrasah berciri khas keagamaan Islam yang menitikberatkan pada disiplin ilmu agama dan bahasa Arab.

“Sedangkan MAKN berfokus pada penyelenggaraan pendidikan kejuruan. Ketiga jenis madrasah ini memiliki kekhasan dalam muatan pendidikan agama yang lebih tinggi daripada sekolah umum,” kata Dhani di Jakarta, kemarin.

Dhani menambahkan, seleksi peserta didik baru ini merupakan salah satu instrumen menjaring input calon peserta didik yang potensial. “Untuk menghasilkan produk terbaik, salah satu instrumen yang dibutuhkan adalah input yang potensial,” ujarnya.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag RI, Ahmad Umar menambahkan, bahwa SNPDB 2021/2022 akan digelar secara dalam jaringan (daring). Ini dilakukan, karena masih dalam kondisi pandemi.

“Kami antisipasi setiap potensi kerumunan. SNPDB akan digelar daring. Seleksi akan dilakukan berbasis komputer alias computer based test atau CBT,’ kata Umar.

Umar menjelaskan, SNPDB digelar serentak pada 23 MAN Insan Cendekia (IC), 10 MAN Program Keagamaan (PK), dan dua MA Kejuruan Negeri (MAKN). Data peserta mencatat total ada 17.422 pendaftar SNPDB tahun ini.

“Karena sistemnya online, maka para pendaftar bisa memilih lokasi tes. Mereka bisa mengerjakan dari rumah masing-masing atau lokasi lainnya yang ada jaringan internet. Mereka juga dapat mengikuti tes secara online dari madrasah asal atau MAN IC yang menjadi pilihan mendaftar,” ujarnya.

“Khusus MAN PK, ada seleksi wawancara yang juga akan dilakukan secara online, terjadwal dari 26 Februari hingga 1 Maret 2021,” imbuhnya.

Peserta yang dinyatakan lulus SNPDB, lanjut Umar, harus melakukan daftar ulang pada 22-31 Maret 2021. Adapun jadwal masuk asrama pada 10 Juli 2021.

“Hasil SNPDB akan diumumkan pada 16 Maret 2021 melalui www.kemenag.go.id dan emadrasah.kemenag.go.id dan website masing-masing MAN IC, MAN PK, dan MAKN,” ucapnya.

Sementara itu, Kasubdit Kesiswaan Direktorat KSKK Madrasah Nanik menambahkan, jumlah pendaftar tahun ini mengalami kenaikan dibanding tiga tahun terakhir. Tahun 2018/2019, jumlah pendaftar hanya 13.419 siswa.

“Angka ini naik menjadi 13.976 pada tahun ajaran 2019/2020 dan naik lagi menjadi 17.334 pada tahun ajaran 2020/2021. Kenaikan kembali terjadi pada tahun 2021 mencapai 17.422 pendaftar,” kata Nanik.

Dari 17.422 siswa yang mendaftar SNPDB tahun ini, kata Nanik, sebanyak 14.077 pendaftar di antaranya memilih MAN IC, 2.869 anak memilih MAN PK, sisanya 476 siswa mendaftar di dua MAKN.

Untuk kategori MAN IC, jumlah pendaftar di MAN IC Serpong, 2.575 siswa. Urutan berikutnya, MAN IC Padang Pariaman (2.258), MAN IC Kota Pekalongan (1.199), dan MAN IC Jambi (1.095).

“Tiga madrasah dengan jumlah pendaftar paling sedikit adalah MAN IC Sambas (170), MAN IC Kota Palu (167), dan MAN IC Gowa (159),” sebutnya .

Untuk Kategori MAN PK, pendaftar terbanyak adalah MAN 2 Kota Padang Panjang (1.048), menyusul MAN 1 Surakarta (361), dan MAN 4 Jombang (244). Adapun MAN PK dengan pendaftar paling sedikit tahun ini adalah MAN 1 Yogyakarta (123).

“Sedangkan untuk madrasah kejuruan, sebanyak 222 mendaftar di MAKN Ende dan 195 mendaftar di MAKN Bolaang Mongondow,” pungkasnya. (der/fin)

Komentar

Berita Lainnya