oleh

16 Persen WNI Hadapi Hukuman Mati di Malaysia

-Dunia-125 views

SUMEKS.CO- KUALA LUMPUR – Amnesti Internasional Malaysia (AIM) mencatat, bahwa Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi warga asing kedua terbanyak, yang menghadapi hukuman mati di Malaysia.

Berdasarkan data AIM, sebanyak 568 warga negara asing dari 43 negara terancam hukuman mati di Negeri Jiran. Posisi pertama ditempati Nigeria sebanyak 21 persen, disusul Indonesia 16 persen, Iran 15 persen, India 10 persen, dan Filipina delapan persen.

“Dari total tersebut, 48 persen merupakan etnis Melayu,” kata Direktur Eksekutif AIM, Shamini Darshni Kaliemuthu, seperti dilansir dari The Star, Selasa, (15/10).

Menurut Shamini, hukuman mati merupakan noda pada sistem peradilan pidana negara dalam suatru negara. Untuk itu pihaknya meminta, pemerintah harus menghapus hukuman mati. Sebab, hukuman mati itu tidak manusiawi.

“Malaysia memiliki peluang emas untuk memutuskan kekejaman dan ketidakadilan yang telah ada puluhan tahun, yang secara tidak proporsional menimpa beberapa orang paling terpinggirkan,” tuturnya.

Pada Oktober tahun lalu, salah seorang pejabat Sekretaris Negara Malaysia, Liew Vui Keong mengatakan, bahwa Kabinet telah memutuskan untuk menghapus hukuman mati dengan moratorium bagi mereka yang ada di penjara. Namun, awal tahun ini, pejabat lainnya mengatakan hal berbeda.

Pemerintah disebut-sebut, menerapkan kebijakan hukuman untuk sebelas pelanggaran berdasarkan Undang-Undang Hukum Pidana dan Senjata Api yang mengarah pada hukuman mati.

Kami berharap, agar hukuman mati dihapus total. Dengan penghapusan hukuman mati, akan menghilangkan kemungkinan eksekusi orang tidak bersalah,” kata salah seorang warga Malaysia Penentang Hukuman Mati dan Penyiksaan (MADPET). (der/fin)

Komentar

Berita Lainnya