oleh

17.127 Pelanggan PLN Diputus

SUMEKS.CO, KAYUAGUNG – Sebanyak 17.127 pelanggan PLN Kayuagung menunggak jika dikalkukasikan mencapai Rp1,9 miliar. Untuk itu sejak Rabu (21/4) dilakukan pemutusan sementara oleh PLN UP3 Ogan Ilir melalui unit PLN Kayuagung.

Manager ULP PLN Cabang Kayuagung, Kharisma Angkasa Raya mengatakan, ini sudah sesuai aturan, pelaksanaan sudah dimulai seluruh pelanggan yang menunggak di atas tanggal 20 setiap bulannya.

“Untuk itu mohon pengertiannya kepada para pelanggan PLN untuk segera melakukan pembayaran rekening listrik tiap bulannya sebelum tanggal 20 tiap bulannya,” kata Kharisma Angkasa, Jumat (23/4).

Ditambahkannya, sejak wabah COVID-19, pemerintah juga sudah memberikan stimulus atau keringanan pembayaran listrik untuk pelanggan dengan dengan daya R1450 VA dan R1900VA masih diberikan keringanan pembayaran. Dimana untuk pelanggan R1450 VA mendapat keringanan pembayaran 50 persen dan pelanggan R1900VA diberikan keringanan 25 persen.

Program tersebut, sambungnya, berlaku hingga Juni mendatang. Meski demikian, dia mengimbau dan meminta kepada pelanggan untuk tetap membayar kewajibannya sebelum tanggal 20 tiap bulannya agar tidak dikenakan pemutusan sementara.

Terpisah, Manager Bagian Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan, Yulianti menambahkan, meski sejak pertengahan 2020 pemerintah telah memberikan keringanan bantuan biaya tagihan listrik melalui diskon stimulus bagi tarif rumah tangga subsidi, bisnis maupun industri, namun pemutusan bagi pelanggan yang menunggak tetap dilakukan.

Hal ini untuk menepis anggapan bahwa PLN melakukan pembayaran kepada pelanggan menunggak. “Kami konsisten kepada pelanggan yang menunggak dan membayar tagihan adalah kewajiban semua pelanggan listrik,” tandasnya. (uni)

Komentar

Berita Lainnya