oleh

17 Desa Terisolir, Pemda Lahat Segera Bangun Jembatan Baily

LAHAT – Pemda bergerak cepat mengatasi putusnya akses jalan bagi 17 desa di Kecamatan Tanjung Sakti Pumu dan Tanjung Sakti Pumi.

Warga desa secara gotong royong membuat akses penyeberangan darurat dari kayu. Foto: Agus Triawan/SUMEKS.CO

Akibat oprit jembatan jebol sepanjang 45 meter dan kedalaman 6 meter.

Selain pembuatan jembatan darurat bagi motor dan orang. Juga diusulkan jembatan Baily. Yakni jembatan rangka baja, dan dapat bongkar pasang.


“Surat sudah kita usulkan ke Balai Besar. Kalau barangnya sudah ada paling lambat dua minggu sudah bisa digunakan jembatan tersebut,” ungkap Bupati Lahat, Cik Ujang SH melalui Plt Kadis PUPR Mirza, Ahad (28/4).


Ditambahkannya, saat ini warga desa secara gotong royong membuat akses penyeberangan darurat dari kayu, khusus bagi pejalan kaki dan sepeda motor.


Sementara itu, Kapolres Lahat, AKBP  Ferry Harahap SIK Msi melalui Wakapolres, Kompol Budi Santoso SSos menyebutkan, pihaknya sudah menempatkan personil di tempat kejadian perkara (TKP).

“Kita tempatkan personil di sana, untuk membantu masyarakat agar tidak terjadi hal apapun,” bebernya.

Seperti diketahui, oprit jembatan Desa Gunung Kerto-Lubuk Tabun, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Sabtu dini hari (27/4), sekitar pukul 03.00 wib, jebol. Akibatnya 17 desa terisolir.(gti)

Komentar

Berita Lainnya