oleh

17 Pos Check Poin di Prabumulih, Siap Halau Mobil Luar Masuk Kota

SUMEKS.CO- PRABUMULIH – Selama dua minggu, mulai 27 Mei hingga 29 Juni mendatang. Prabumulih bakal menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dan sanksi bagi pelanggaran sudah disiapkan dan diatur dalam Peraturan Walikota (Perwako).

Pemerintah kota (Pemkot) bersama unsur terkait, telah mendirikan 17 pos check poin untuk menghalau kendaraan luar kota masuk dalam kota, guna memutus mata rantai Covid-19.

Hal itu dibenarkan Kordinator PSBB, Drs Mulyadi Musa MSi dalam releasenya kepada awak media.

“Menjelang pelaksanaan penerapan PSBB Tim Pemerintah Kota Prabumulih, telah melaksanakan persiapan hambir 95% diantaranya telah menyelesaikan pemasangan 17 pos penyekatan perbatasan (check poin, red),” ujar Mulyadi, sapaan akrabnya kepada awak media, Minggu.

Sebut Mulyadi, pos-pos check poin tersebut. Meliputi; pos tugu air mancur, pos tugu yogya, pos tugu tani, pos tugu nanas, pos gunung kemala, pos payu putat, pos sungai medang, pos muara sungai, pos karang jaya, dan pos simpang lima talang jimar.

“Lalu, pos karya mulya, pos patung kuda, pos prabu jaya, pos bawah kemang, pos talang batu, pos sinar rambag, dan pos pasar,” rinci Mantan Kabag Humas dan Protokol ini.

Lanjut Staff Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum, termasuk beberapa sarana dan prasarana Pendukung utama seperti; lampu/penerangan, lampu rotator, senter lampu lalin, trafic cun, tekmond isi disinfektan, meja kursi, buku mutasi /ATK, masker sarung tangan, spanduk pengurai arus lalin / rambu-rambu, dan alat medis suhu badan.

“Semuanya telah dipersiapkan, insya alla pada 26 Mei persiapan telah selesai 100 %, mengingat pada 27 Mei pukul 00.01 wib pelaksanaan PSSB efektif di kota Prabumulih,” sebutnya.

Bebernya, sedangkan personil di masing masing pos antara lain, personil dishub yanng bertugas mengatur lalu lintas dan mengecek jumlah penumpang dalam kendaraan, personil sat pol pp bertugas mengecek kartu indentitas penumpang, personil dinkes bertugas mengecek suhu tubuh warga yang akan masuk kota Prabumulih pada saat pengecekan di pos perbatasan, sedangkan personil TNI dan Polri membackup pelaksanaan dilapangan.

“Disetiap pos disiapkan tedmon unt cuci tangan, dan disinfektan. Pada saat ini dijuga diimbau kepada warga dari luar kota Prabumulih akan ke kota Prabumulih kalau tidak ada kepentingan mendesak pada saat pelaksanaan PSBB diimbau untuk menunda sementara waktu dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid -19 di kota Prabumulih,” kata Mantan Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) ini.

Ucapnya, sedangkan kendaraan yang hanya melintas di kota Prabumulih baik menuju kota Palembang, Baturaja dan Muara Enim, agar langsung mengambil jalur ke Jalan Lingkar Timur kota Prabumulih dan tidak masuk melalui jalur tengah jalan jendral sudirman kota Prabumulih.

“Pelaksanaan psbb di kota Prabumulih, dimulai tanggal 27 Mei hingga 9 Juni 2020. Kiranya semua elemen masyarakat khususnya warga kota Prabumulih unt bersama sama menyukseskan dan mendukung pelaksanaan psbb di kota Prabumulih demi kepentingan bersama. Pelaksaan PSBB di Prabumulih tidak akan berjalan dan berhasil dengan sukses tanpa dukungan dan kesadaran dari semua pihak,” tandasnya.

Nah, imbaunya bagi masyarakat luar yang bekerja di Prabumulih, agar menyiapkan surat tugas dari instansinya masing masing, dan surat keterangan sehat. Serta kartu indentitas

“Tidak ada masalah, untuk pos check poin khusus warga yang akan masuk kota. Bagi yang melanggar PSBB, Siap-Siap kena sanksi. Seperti; membersihkan fasilitas umum, denda Rp 50.000 hingga 250.000, dan dikarantina selama 1 hari,” tukasnya.

Kata dia, Untuk pelaksanaan dimulai 27 Mei, dan 4 hari pertama masih bersifat sosialisasi. “hari ke 5 sampai hari ke 14 penerapan sanksi,” pungkasnya. (03)

Komentar

Berita Lainnya