oleh

18 Peserta Ikut UKW, Lima Tidak Lulus

PALEMBANG – Uji  Kompetensi Wartawan (UKW) yang dilaksanakan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel bekerja sama dengan SKK Migas Sumbagsel dan KKSS di Hotel Beston Palembang selama dua sejak Selasa-Rabu (6-7/10) berakhir kemarin (7/10).

Setelah melalui rangkaian ujian selama dua hari, akhirnya dewan penguji meloloskan 13 dari 18 peserta.

Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar menyampaikan bahwa kepada peserta yang belum lulus untuk tidak berkecil hati dan tetap belajar agar bisa mengulang pada kesempatan lain.

“Dan bagi yang lulus, kami PWI Sumsel selalu mengajak dan mengingatkan untuk tidak menyalahgunakan kartu UKW, misal menunjukkan ke kepala desa atau narasumber untuk kepentingan lain,” ujarnya saat memberikan sambutan pada acara penutupan UKW angkatan 31 di Hotel Beston Palembang, Rabu (7/10).

Tak lupa ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua yang telah mensukseskan kegiatan ini, baik panitia, sponsor dan dewan juri H Ocktap Riyadi yang juga mewakili PWI Pusat dan juga Jon Heri yang telah memberikan ujian kepada peserta selama dua hari.

Sementara itu Ketua PWI Pusat yang diwakili oleh H Ocktaf Riyadi mengapresiasi PWI Sumsel meski ditengah Pandemi Covid-19 tetap menggelar UKW.

Apalagi, PWI Sumsel merupakan salah satu daerah yang cukup produktif selain Jakarta dan Bandung yang tahun ini juga telah menggelar UKW demi meningkatkan kompetensi wartawan dimasa pandemi covid-19 dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Dan meski penguji dari Sumsel, namun statusnya juga penguji nasional. Karena para penguji memiliki SK dari PWI Pusat yang juga banyak menguji di luar provinsi seperti Sulawesi, Batam, Bengkulu dan lain sebagainya,” jelasnya.

Tak lupa Octaf juga mengingatkan agar wartawan untuk tetap menjaga kode etik jurnalistik dan terus meningkatkan wawasan dan menerapkan ilmu yang telah didapat selama mengikuti UKW.

PWI Sumsel sangat bangga dengan terselenggara UKW ini berkat dukungan sponsorship dari SKK Migas Sumbagsel – KKKS Sumsel diantarany, Pertamina EP, Conoco Phillips, Medco Energy E&P Indonesia, Pertamina PHE Jambi Merang, Tiara Bumi Petroleum, SRMD, Tropik Energy dan Talisman Energy. (ril/dom)

Komentar

Berita Lainnya