oleh

Masa Pandemi, UPT Kementan Layani Virtual Agroeduwisata

SUMEKS.CO, SEMBAWA – Di masa pandemi tidak menjadi halangan untuk belajar ilmu pertanian yang biasanya rutin dilakukan setiap tahunnya oleh siswa SD Islam Alazhar Cairo Palembang. Agroeduwisata di SMKPP N Sembawa memberikan banyak ilmu dan pengalaman menyenangkan sehingga sebanyak 131 siswa kelas III SD Cairo Palembang ikut serta dalam mengikuti kegiatan ini. Kegiatan dilakukan secara virtual dimana 15 guru membawa device (alat) masing-masing kelas dan siswa menonton tayangan melalui masing-masing aplikasi zoom.

Kegiatan berjalan lancar yang dipimpin Kepala Lapangan Yoniar Effendi MP sesuai dengan protokol kesehatan, yaitu menjaga jarak, menggunakan masker dan rutin mencuci tangan. Kegiatan pertama yang dilakukan yaitu pengenalan tanaman meliputi Budidaya jambu kristal, budidaya pepaya, hidroponik dan budidaya anggrek. Siswa secara aktif bertanya mengenai apa yang mereka lihat ditayangan kemudian pertanyaan-pertanyaan dijawab oleh tim lapangan SMK PPN Sembawa.

Kegiatan kedua yaitu pengenalan hewan ternak meliputi ternak sapi, kebun rumput odot, ternak ayam petelur, ternak ayam pedaging, ternak burung puyuh dan pembuatan pupuk kompos. Melihat begitu banyak ternak siswa-siswa riuh dan antusias karena sangat jarang bagi anak-anak untuk melihat hewan ternak yang hasil produksinya kerap mereka konsumsi setiap hari seperti telur, ayam, dan susu.

Kegiatan ketiga yaitu perkembang biakan vegetatif pada tanaman yaitu teknik cangkok tanaman, okulasi tanaman, sambung tanaman dan stek tanaman. Siswa diajak untuk semangat bercocok dihalaman rumah sehingga memberikan hobi baru yang positif.

Kunjungan
Kunjungan eduagrowisata virtual SD Islam Al Azhar Cairo. foto: istimewa

Kepala SMK PP Negeri Sembawa Ir Mattobi’i MP diwakili oleh Kasubag Tata Usaha H Tri Wuryanto ST MSi menyambut langsung kunjungan ini dan turun langsung kelapangan.

“Sebagai UPT Kementan kami siap melakukan sharing pengalaman tentang pertanian untuk mengenalkan kepada masyakat tentang pertanian, apalagi bila tujuannya untuk wirausaha tentunya apa yang dapat kita kerjasamakan ke depan dalam mengembangkan ini,” kata Tri.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjelaskan bahwa Agroeduwisata merupakan kegiatan mengembangkan kawasan pertanian yang berperan sebagai kawasan produksi, edukasi, inovasi teknologi, inkubasi bisnis, konservasi lingkungan, juga sebagai kawasan wisata.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI Prof Dedi Nursyamsi menyatakan Agro Edu Wisata (AEW) harus hebat, termasuk infrastrukturnya, pertanamannya, dan semuanya harus hebat. Sehingga agro wisata dapat dijadikan sebagai tempat atau sarana pembelajaran dan meningkatkan kecintaan kaum milenial dan usia dini terhadap pertanian dan peternakan.

SMK PP Negeri Sembawa sebagai UPT Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) BPPSDMP Kementan terus mendukung program pimpinannya dalam pengembangan Agro Edu Wisata. AEW SMK PP Negeri Sembawa telah memasuki persiapan 80% pembangunan, walaupun demikian tetap menjadi pilihan kunjungan masyarakat. (ril/adv)

Komentar

Berita Lainnya