oleh

198 orang Anak Terima Remisi Bebas

Palembang – Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Drs. Denni Gapril, S.H. menghadiri kegiatan pemberian remisi di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas I Palembang, Sabtu (17/8).

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sumsel H. Herman Deru, S.H., M.M., Kakanwil Kemenkumham Sumsel Dr. H. Sudirman D. Hurry, S.H., M.M., M.Sc., Pejabat Utama Kodam II Sriwijaya, Pejabat Utama Kejaksaan Tinggi Sumsel, Pejabat Utama di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel dan Pejabat Utama di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Pakjo Palembang.
Upacara Pemberian Remisi warga binaan pemasyarakatan dan anak didik pemasyarakatan se-Sumatera Selatan di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Azazi Manusia RI tersebut dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-74.

Adapun Lampiran Keputusan menteri Hukum dan HAM RI Nomor : PAS-970-PK-01.01.02.TH.2019 tentang Pemberian Remisi Umum tanggal 17 Agustus 2019 yang berisi Remisi Umum tanggal 17 Agustus 2019 bagi narapidana dan anak pidana yang berada di wilayah Provinsi Sumatera Selatan seluruhnya sebanyak 7.723 orang dari 14.153 orang.

Dengan perincian Remisi 1 bulan atas nama Idham Vikriadi bin Herman Gani dkk sebanyak 1.785 orang, remisi 2 bulan atas nama Herwin Saputra bin Amir Hamzah dkk sebanyak 1.693 orang, remisi 3 bulan atas nama M. Althesa bin Abdul Aziz dkk, remisi 4 bulan atas nama Imanullah bin Usman dkk sebanyak 1.163 orang.

Lalu remisi 5 bulan atas nama Andi Arizal bin Nurdin dkk sebanyak 683 orang, remisi 6 bulan atas nama Sevta bin Nurdin dkk sebnyak 135 orang. Yang mendapat kebebasan setelah mendapat remisi umum tanggal 17 Agustus 2019 sebanyak 198 orang atas nama Abdul Muslim bin Andi Madali dkk.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan remisi tahun 2019 kepada warga binaan pemasyarakatan penerima remisi umum II dan santunan dari Gubernur Sumsel, pemberian cinderamata hasil karya anak didik LPKA Klas I A Palembang serta penandatanganan MoU antara Gubernur Sumsel dengan Kakanwil Kemenkumham Sumsel tentang pembinaan dan pemenuhan hak anak berhadapan dengan hukum.(dho)

Komentar

Berita Lainnya