oleh

2 Truk Adu Kambing di Jalinsum, Satu Korban Tewas Terjepit

MURATARA – Kecelakaan maut akibat lakalantas kembali terjadi di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Kabupate Muratara. Kejadian Jumat (18/12) sekitar pukul 06.30 WIB, persisnya di desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit, persis di depan rumah makan Panggung jaya.

Informasi di himpun, kecelakaan yang melibatkan Dua truk colt diesel pembawa getah karet dengan polisi nomor BG 8710 EG dan logistik pasokan pasar nomor polisi BH 8087 DU itu, berlangsung cukup cepat dan minim saksi.

Awalnya Hengki dan Azis yang mengendarai mobil truk mitsubisi dengan nomor polisi BH-8087-D,  melaju dari arah Jambi menuju Lubuklinggau. Diduga oleng ke kanan, mobil itu menabrak dari depan mobil truck mitsubishi canter yang dikendarai Doni dan Polimin dari arah lubuklinggau menuju jambi.

Akibat kejadian itu, Foni dan Abdul Azis mengalami luka berat sehingga harus di rawat secara intensif ke RS UD Rupit, sedangkan Hengki alami luka Ringan dan Polimin meninggal dunia di tempat, akibat terjepit di dalam truck.

Andi warga Rawas Ulu, Kabupaten Muratara yang sempat melihat proses evakuasi, mengatakan banyak msyarakat yang tidak mengetahui secar langsung kejadian itu. Dia datang setelah sekitar lokasi telah ramai oleh masyarakat, “Saya semoat lewat ruponyo ado yang kecelakaan. Banyak warga yang lihat ada satu yang terjepit dan meninggal ditempat,” katanya.

Dia mengaku proaea evakuasi cukup lama, karena masyarkat kesulitan untuk mengeluarkan korban yang terjepit di bagian depan kendaraan. “Banyak yang takut, nak nolong itu susah mesti pakai alat,” bebernya.

Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto mrlalui Kasat Lants Polres Muratara AKP Sadeli membenarkan adnya kejadian itu. Pihaknya mengaku sudah melakukan olah tempat kejadian perkara danengevakuasi dua kendaraan naas itu.

Hasilnya mereka belum menemukan adanya bekas rem di sekitar lokasi kejadian dan belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan. “Kita belum tahu apakah olehlng, atau mau nyalip atau bagaimana. Waktu kejadian minim saksi. Untuk sementara ini satu korban yang dinyatakan meninggal dan yang lainnya masih di rawat,” tegasnya.

Pihaknya menegaskan, masih menunggu sejumlah lapiran anggota di lapangan yang tengah mengumpulkan informasi identitas korban, maupun mencari keterangan dari sejumlah saksi yang melihat kejadian. “kitw brlum daoat informasinya bagaimana, untuk sementara data identitas korban masih kuta kumpulkan,” tutupnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya