oleh

2020 Pemda ‘Gebrak’ Pembangunan Ibu Kota ‎

-Sumsel-214 views
MURATARA – 2020 mendatang Pemerintah Kabupaten Muratara, mulai kebut program pembangunan. Pembangunan yang bakal dilakukan, mulai dari gedung perkantoran, rumah dinas Bupati-wakil Bupati, hingga peningkatan akses jalan alternatif menuju ibu kota Provinsi.
Kondisi itu diungkapkan secara langsung asisten III bidang ekonomi dan Pembangunan, Pemda Muratara Ramsol Panawi, saat dibincangi Rabu (23/10) di Muratara. Dia mengatakan, Pemerataan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Muratara selama tiga tahun terakhir sudah banyak dilakukan.
Mulai dari pembangunan inprastruktur dasar, pusat pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, listrik dan jembatan. Menurutnya, Pemerintah Daerah sengaja tidak melakukan pembangunan sekala besar dalam kurun tiga tahun terakhir di satu wilayah.
Itu karena saat di mekarkan dari Kabupaten Musi Rawas, Muratara banyak aset warisan namun dalam keadaan rusak ringan, berat hingga berat. Baik di asat jalan, jembatan dan gedung. “Jadi kita banyak melakukan rehab, karena banyak aset yang harus dibongkar akibat rusak. Seperti jalan, jembatan, rumah sakit, gedung sekolah dan lainnya, jadi pembangunan yang kita lakukan mulai dari nol lagi,” katanya.
Di 2019, total pembangunan aset di Muratara dianggap sudah mencukupi sekitar 60 persen kebutuhan masyarakat. Dia membenarkan masih ada sejumlah program pembangunan yang belum tuntas, seperti Gardu Induk. Namun pihaknya menegaskan, program itu dilaksanakan bukan dari Pemerintah Daerah.
Ramsol Panawi menginformasikan, di 2020 nanti sejumlah program pembangunan sekala besar bakal di laksanakan di pusat ibu kota Kabupaten Muratara, persisnya di kompleks perkantoran Bupati Muratara. pembangunan itu diantaranya, 6 gedung perkantoran SKPD pusat pelayanan masyarakat, stadion bola kaki tarap nasional dan sejumlah sarana lainnya. “Yang pasti itu untuk kompleks perkantoran di 2020 akan di bangun 2020 nanti. Nah untuk perumahan bupati-wakil bupati rencananya juga akan di bangun, tapi Pemda harus lakukan pembebasan lahan dulu karena lahannya belum ada,” bebernya.
Pihaknya juga mengungkapkan, adanya rencana pembangunan dua jalan alternatif yang akan di kembangkan di Muratara, sebagai akses perpendek jarak Muratara kewilayah ibu kota Provinsi. Diantaranya, Rawas Ilir, Muratara-Mangun Jaya Muba, dan Karang Dapo-Muara Lakitan, Mura.
“Untuk peningkatan jalan itu rencananya akan diajukan menjadi jalan Provinsi. Tapi akses itu tetap akan kita bangun dulu khusus bagian Muratara. Jadi saat diambil Provinsi nanti, jalannya tinggal di koneksikan saja dengan akses di wilayah Kabupaten Tetangga,” terangnya.
Terpisah, PLT Kepala Dinas PU BM Muratara Erdius Lantang, sebelumnya saat dikonfirmasi membenarkan adanya sejumlah rancangan pembangunan itu. Namun untuk sekala prioritas di 2020 mereka akan fokus menggarap kompleks perkantoran dan gedung DPRD serta pembangunan gedung Polres Muratara‎.
“Iya itu banyak nanti pembangunan yang bakal kita lakukan di 2020. Dari Kompleks perkantoran sampai gedung Polres Muratara. Tapi semua pembangunan akan dilakukan secara bertahap,” kata Lantang.
Di awal 2020 Pemda Muratara akan menggarap lima kantor SKPD dan kantor DPRD Muratara khusus di kompleks perkantoran dan Polres Muratara. Pihaknya sengaja tidak melakukan pembangunan kantor Bupati dengan waktu bersamaan.   “Kita prioritaskan dahulu yang kantor DPRD, untuk kantor Bupati nanti menyusul jadi kita masih gunakan gedung yang lama,” tutupnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya