oleh

2020, Pemprov Sumsel Targetkan Bentuk Lima Bank Wakaf Mikro

SUMEKS.CO – Percepatan akses keuangan daerah dan penyerapannya bagi masyarakat menjadi fokus pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di bawah kepemimpinan Herman Deru – Mawardi Yahya (HDMY) di Tahun 2020 mendatang.

Herman Deru mengatakan, penyerapan keuangan daerah harus merata hingga ke pelosok desa. Salah satunya melalui Bank Wakaf Mikro (BWM), hingga pada saatnya nanti Pemprov tinggal mentrigger para pelaku usaha.

“Di awal tahun 2020 nanti segera kita target bentuk lima unit Bank Wakaf Mikro di Sumsel terutama dilingkungan pondok pesantren atau di tempat-tempat tertentu berbasis ekonomi mikro,” tegas Gubernur Herman Deru dibincangi usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) dan Silaturahmi Nasional Bank Wakaf Mikro di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (10/12).

Menurut Herman Deru, selama ini masih banyak pelaku usaha di pedesaan yang membutuhkan modal untuk usaha. Meski jumlahnya kecil, namun pelaku usaha kesulitan mencari pinjaman.

“Banyak potensi yang ada di Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), sayangnya karena mereka tidak tahu bagaimana dan di mana mencari pinjaman. Akhirnya mereka larinya ke rentenir,” tegas Bapak Tahfidz Sumsel tersebut.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setda Sumsel, Afrian Joni yang juga turut menghadiri Rakornas TPKAD menegaskan, sesuai arahan Gubernur Herman Deru pihaknya segera akan membentuk Bank Wakaf Mikro (BWM) bekerjasama dengan Bank Sumsel Babel, dan sejumlah perusahaan untuk pendanaannya.

“Untuk pendanaannya nanti kita lihat regulasinya, berapa jumlah minimal modal yang harus dimiliki BWM, dan kita buat kajian secara teknis,” jelas Afrian.(ety)

Komentar

Berita Lainnya