oleh

2022, Semua Desa Miliki KWT, Thia Launching Pasar Tani

Sekayu – Tahun 2022 mendatang, ditargetkan semua desa di Bumi Serasan Sekate memiliki Kelompok Wanita Tani (KWT) sendiri. Saat ini, di Kabupaten Muba sudah terdapat 51 KWT, dimana 41 diantaranya dibiayai APBD Muba dan sisanya APBN.

“Tahun depan rencananya ada penambahan 63 KWT dari APBD dan 12 dari APBN, baru tahun 2022 kita targetkan semua desa memiliki KWT,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Muba Ali Badri kepad Sumatera Ekspres usai kegiatan Launching Pasar Tani KWT di halaman DPK Muba, Rabu (2/12).

Terkait pelaksanaan Pasar Tani KWT, Ali menjelaskan bisa memberikan keuntungan kepada petani lokal guna memasarkan hasil produksinya. Selain memberikan keuntungan bagi KWT dan petani pelaksanaan pasar tani itu juga menguntungkan para konsumen atau pembeli karena dapat membeli hasil pertanian dalam kondisi segar.

KWT juga dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat dan sebaliknya masyarakat bisa mendapatkan hasil pertanian yang masih fresh dan produk yang dipasarkan harus bebas pestisida setidaknya dua minggu sebelum panen.

“Pelaksanaan pasar Tani KWT di Gedung Pasar Mitra Tani ini akan kami laksanakan secara terus-menerus setiap minggunya, produksi yang dipasarkan KWT selain produk pertanian juga produk pangan olahan,” katanya.

Dikatakannya, kegiatan ini juga dalam rangka mendukung program Pemkab Muba mengurangi angka kemiskinan dan Intervensi Stunting, dengan pemanfaatan pekarangan untuk pengembangan pangan lestari atau Pemanfaatan Pekarangan Lestari. “Kegiatan ini memanfaatkan lahan tidur dan lahan kosong yang tidak produktif dalam memenuhi pangan dan gizi rumah tangga serta meningkatkan pendapatan keluarga,” ujar mantan Kadis PUPR Muba ini

Sementara Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza Alex yang melaunching langsung Pasar Tani KWT mengaku bahagia dengan adanya Pasar Tani. Ia berpesan kepada ibu-ibu yang tergabung dalam KWT untuk terus bersemangat, dan Pemkab Muba akan terus mendukung kegiatan pasar tani itu.

“Tujuannya agar masyarakat terbiasa memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, kemudian mencari pendapatan lain,” ujarnya.

Ketua TP PKK Muba mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Pasar Tani yang telah dibuka tersebut, karena dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, disamping sebagai sumber pendapatan rumah tangga, juga dapat memenuhi kebutuhan gizi.

“Ini merupakan sebuah inovasi, membentuk sebuah sistem dari pemanfaatan pekarangan rumah yang hasilnya dapat tersalurkan dengan baik,” pungkasnya. (Kur)

Komentar

Berita Lainnya