oleh

210 Kenshi PERKEMI Sumsel Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat 

SUMEKS.CO- Sebanyak 210 Kenshi mengikuti pemantapan teknik dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) periode pertama di tahun 2020.

Ujian digelar Persaudaraan Shorinji-Kempo Indonesia (PERKEMI) SumSel ini berlangsung di gedung BPOK PT. Pusri. Ujian dilaksanakan dua hari, Sabtu (18/1) dan Minggu (19/1/2020).

Ketua Pengprov Perkemi Sumsel, Bakti Setiawan mengungkapkan, dalam pemantapan dan UKT periode pertama di tahun 2020 ini, tercatat sebanyak 210 kenshi yang ikut ambil bagian.

“210 kenshi  tersebut berasal dari 8 dojo yang ada di kota Palembang, serta 1 dojo dari Sekayu, 2 dojo dari Lahat, dan 1 dojo Sembadak Ogan Ilir,” urainya.

Ditambahkan Bakti Setiawan, UKT ini juga ajang seleksi untuk kejuaraan antar kota se-Indonesia yang akan di laksanakan bulan Agustus 2020 di Jakabaring Palembang,

Bakti Setiawan menambahkan, UKT yang pertama  dilaksanakan tahun ini, diikuti mulai dari kyu VI-V sebanyak 85 kenshi, Kyu V -IV di ikuti 40 kenshi,

Kyu IV-III diikuti 6 kenshi dan Kyu III -II di ikuti 44 Kenshi dan  Kyu II – I di ikuti 17 kenshi.

“Selain UKT ada juga pemantapan teknik yang mana di ikuti oleh kenshi-kenshi, mulai dari kyu I dan kenshi DAN I ke atas,” jelas Bakti lagi.

Sementara itu, menurut Edy Gunawan, selaku sekretaris umum Pengprov Perkemi Sumsel, ujian kenaikan tingkat, ini biasa dilaksanakan setiap enam bulan sekali.

Untuk bisa mengikuti ujian tersebut, seorang kenshi minimal menjalani latihan rutin selama enam bulan.

“Untuk mengikuti UKT ini, seorang kenshi juga harus mendaftar ke Pengurus Besar Perkemi. Selain itu, kenshi juga harus memiliki Nomor Induk Kenshi (NIK), ” jelas Edy Gunawan.

Di tempat yang sama, Triandani selaku wakil ketua satu Pengprov Perkemi Sumsel menambahkan, kalau peserta yang belum memiliki NIK, meski sudah latihan lama, tidak bisa mengikuti UKT.

“UKT sudah diprogramkan dari PB Perkemi setahun 2 kali, bulan Januari  ini merupakan periode pertama, untuk periode selanjutnya antara bulan Juli – Agustus nanti,” katanya.

Triandani mengatakan, menyangkut materi dalam UKT kali ini, peserta diberikan materi ujian dalam bentuk teori dan praktek.

“Hari Sabtu, peserta menjalani ujian upgrading/ penyamaan teknik dan ujian teori, sedangkan Minggu seluruh peserta menjalani ujian praktek,” terangnya.

Untuk ujian teori yang dilakukan secara tertulis, materi ujian menyangkut filosofi kempo, tujuan masuk kempo, sejarah berdiri nya kempo di dunia, sejarah kempo di Indonesia, janji dan ikrar kenshi, arti lambang, apa itu kekuatan sejati, apa itu bertahan lebih utama dari pada menyerang, dan kemampuan tehnik gerakan dasar Go-ho dan Ju-ho.

“Untuk materi yang diberikan menyangkut kenapa latihan kempo dan apa tujuan masuk kempo juga sejarah Perkemi serta sejarah Shorinji Kempo dunia,” katanya. (nur)

Komentar

Berita Lainnya