oleh

22 Desa Terkena Luapan Sungai

SEKAYU – Sebanyak 22 desa dari 28 desa yang ada di Kecamatan Babat Toman dan Lawang Wetan terkena luapan Sungai Musi. Sejumlah pekarangan rumah warga serta fasilitas umum dan sekolah tergenang air dengan ketinggian 10 hingga 30 cm.

Pihak Polsek Babat Toman sendiri melakukan monitoring bersama pemerintah setempat terhadap kondisi debit air mengantisipasi jika luapan sungai bertambah tinggi. “Ini akibat meluapnya Sungai Musi lantaran curah huja cukup tinggi beberapa waktu terakhir. Kondisi ini merupakan kejadian tahunan,” ujar Kapolsek Babat Toman AKP Ali Rojikin.

Ali menjelaskan 22 desa terkena luapan sungai. 6 lainnya tidak karena berada di dataran tinggi dan jauh dari aliran Sungai Musi. “Sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi. Dikarenakan rumah warga sebagian besar adalah rumah panggung dan serta aktivitas belajar mengajar di sekolah – sekolah masih berjalan normal,” tandasnya.

Untuk desa – desa yang paling dalam mengalami banjir adalah desa Karang Ringin I, desa Karang Ringin II, desa Rantau Kasih, desa Napal, desa Tanjung Durian desa Karang Anyar dan desa Muara Punjung. Dimana volume air telah mencapai ketinggian sekitar 30 cm. Dan air sungai telah memasuki beberapa pekarangan rumah warga.

“Kita juga telah menyiapkan perahu karet dan pelampung. Bilamana dalam beberapa hari kedepan curah hujan meningkat dan debit air semakin tinggi,” pungkasnya. (Kur)

Komentar

Berita Lainnya