oleh

25 Daerah Lawan Kotak Kosong

Sumatera Selatan ; 23. Kabupaten Ogan Komering Ulu.Kuryana Azis-Johan Anuar (petahana bupati-wakil bupati). 24. Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Popo Ali Martopo-Sholehien Abuasir (petahana bupati-wakil bupati)

SUMEKS.CO- Lembaga penyelenggara pemilu melakukan sosialisasi secara daring Peraturan KPU dengan Satu Pasangan Calon dan Pemungutan dan Penghitungan Suara, serta Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Pemilihan Tahun 2020,

Mekanismenya, sama seperti pemilihan kepala daerah ataupun pemilu. Bedanya, dalam surat suara, hanya ada satu pasangan calon. Kotak disampingnya disampingnya, adalah kolom kosong.

Diketahui, dalam Pilkada Serentak 2020 9 Desember mendatang, ada 25 daerah yang menggelar pesta demokrasi hanya dengan satu pasangan calon. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun telah mengatur mekanismenya.

Komisioner KPU I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi menjelaskan, kondisi adanya satu pasangan calon adalah situasi tertentu yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Dalam prosesnya, hanya menghasilkan satu pasangan calon.

Nantinya, dalam pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), pemilihan akan diikuti oleh petugas pemantau yang akan diperbolehkan masuk ke dalam TPS.

Namun masuknya pemantau ini hanya boleh dilakukan di daerah yang memiliki calon tunggal. Petugas pemantau nantinya juga memiliki hak untuk mengajukan keberatan dengan hasil Pilkada 2020.

“Jadi pada prinsipnya bahwa pemantau pemilihan dalam negeri yang telah terakreditasi di KPU itu dapat bertindak sebagai pemohon dalam perkara perselisihan hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi,” kata Raka saat webinar sosialisasi, Rabu (2/12).

Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, calon tunggal baru bisa dinyatakan menang jika memperoleh 50 persen dari total suara sah.

Sementara itu, KPU juga mengingatkan agar masyarakat tidak memfoto saat pencoblosan di dalam bilik suara. Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan, sesuai dengan aturan hal itu di atur dalam PKPU.

“Pasal 39 Peraturan KPU (PKPU) Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” katanya.

Ia melanjutkan, berkaca saat Pemilu 2019 lalu, masih banyak masyarakat yang menggunakan hak suaranya kemudian memfoto. Selanjutnya, mengunggahnya ke media sosial.

Padahal, menurut dia, penyaluran suara bersifat rahasia dan tidak boleh dipublikasikan. “Karena ini adalah rahasia dalam mengajukan pemilihan. Jadi, jangan difoto kemudian disebarluaskan di medsos,” tandasnya. (khf/fin)

Berikut daftar 25 pasangan calon yang akan

melawan kotak kosong di Pilkada Serentak 2020:

Papua Barat
1. Kabupaten Manokwari Selatan
Markus Waran-Wempie Welly Rengkung (petahana bupati-wakil bupati)

2. Kabupaten Pegunungan Arfak
Yosias Saroy-Marinus Mandacan (petahana bupati-wakil bupati)

3. Kabupaten Raja Ampat
Abdul Faris Umlati (petahana bupati) – Orideko I Burdam

Sulawesi Selatan
4. Kabupaten Gowa
Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Malaganni (petahana bupati-wakil bupati)

5. Kabupaten Soppeng
H. A. Kaswadi Razak (petahana bupati) – Luthfi Halide

Sulawesi Barat
6. Kabupaten Mamuju Tengah
H. M. Aras T-H. Muha Amin Jasa (petahana bupati-wakil bupati)

Kalimantan Timur
7. Kota Balikpapan
Rahmad Mas’ud (petahana wakil wali kota) – Thohari Aziz

8. Kabupaten Kutai Kartanegara
Edi Damansyah (petahana bupati) – Rendi Solihin

Nusa Tenggara Barat
9. Kabupaten Sumbawa Barat
W. Musyafirin-Fud Syaifuddin (petahana bupati-wakil bupati)

Bali
10. Kabupaten Badung
I Nyoman Giri Prasta-I Ketut Suiasa (petahana bupati-wakil bupati)

Jawa Timur
11. Kabupaten Kediri
Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa

12. Kabupaten Ngawi
Ony Anwar Harsono (petahana wakil bupati) – Dwi Rianto Jatmiko

Jawa Tengah
13. Kabupaten Boyolali
Mohammad Said Hidayat (petahana wakil bupati) – Wahyu Irawan

14. Kabupaten Grobogan
Sri Sumarni (petahana bupati) – Bambang Pujiyanto

15. Kabupaten Kebumen
Arif Sugiyanto (petahana wakil bupati) – Ristawati Purwaningsih

16. Kota Semarang
Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu (petahana wali kota-wakil wali kota)

17. Kabupaten Sragen
Kusdinar Untung Yuni Sukowati (petahana bupati) – Suroto

18. Kabupaten Wonosobo
Afif Nurhidayat-Muhammad Albar

Sumatera Utara
19. Kabupaten Humbang Hasundutan
Dosmar Banjarnahor (petahana bupati) – Oloan P. Nababan

20. Kota Gunungsitoli
Lakhomizaro Zebua-Sowa’a Laoli (petahana wali kota-wakil wali kota)

21. Kota Pematangsiantar
Asner Silalahi-Susanti Dewayani

Sumatera Barat
22. Kabupaten Pasaman
Benny Utama-Sabar AS

Sumatera Selatan
23. Kabupaten Ogan Komering Ulu
Kuryana Azis-Johan Anuar (petahana bupati-wakil bupati)

24. Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan
Popo Ali Martopo-Sholehien Abuasir (petahana bupati-wakil bupati)

Bengkulu
25. Kabupaten Bengkulu Utara
Mian-Arie Septia Adinata (petahana bupati-wakil bupati)

Komentar

Berita Lainnya