oleh

290 Personil Berjaga di Lima Titik Penyekatan

SUMEKS.CO, KAYUAGUNG – Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI) AKBP Alamsyah Peluppesy meminta personil yang bertugas melakukan tindakan tegas kepada pemudik. Ini sesuai dengan arahan pemerintah pusat yang melarang aktivitas mudik lebaran pada Idul Fitri 1442 H.

“Kasus Covid-19  mengalami kenaikan 2,3 persen, hal ini disebabkan ada peningkatan aktifitas khsusunya ramadan dan Idu Ffitri.  Pemerintah mengambil kebijakan larangan mudik dan tetap menerapkan  Prokes,” kata Peluppesy saat apel gelar pasukan Operasi Ketupat Musi 2021 digelar di halaman Pemkab OKI, Rabu (5/5).

Dikatakan, pemerintah mengambil kebijakan karena situasi pandemi Covid 19 dan diambil berbagai pertimbangn setelah libur Idul Fitr. Meski begitu keinginan untuk melasanakan mudik  sulit ditahan.

“Apabila pemerintah tidak melakukan larangan, 81 juta orang mudik dan setelah ada  pengumunan masih ada 17,5 juta yang akan melaksanakan mudik,” ungkap Peluppesy.

Operasi ketupat harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguhb dalam rangka menempatkan keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi.

Polres OKI menurunkan 290 personil gabungan untuk menjaga lima titik penyekatan terutama di exit tol Celika.(Uni)

 

Komentar

Berita Lainnya