oleh

3 Kg Sabu Gagal Beredar

Rencana Diedarkan di Palembang, Sisanya di Sumsel

Palembang – Direktorat Narkoba Polda Sumsel berhasil mengamankan empat orang tersangka beserta barang bukti berupa sabu-sabu (SS) sebanyak 3 kilogram di dua lokasi yang berbeda pada tanggal 8 dan 9 Juli 2019 .

Terdiri dua bungkus paket besar seberat 2 kilogram dan satu bungkus paket besar seberat 1 kilogram. Empat tersangka itu yakni Asrin (30), warga Jl Payorabolhok, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Sugianto (42), warga Jl Ratu Sianom, Palembang, Zainuddin (36), warga Jl Payorabolhok, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh dan Jauhari (54), warga Desa Suka Raja, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur.

Keempat tersangka beserta barang bukti diamankan di Jl Palembang-Jambi, depan Mapolsek Bayung Lencir, Kabupaten Muba dan di Jl Lintas Lahat-Muara Enim depan RM Rantau Penantian.

Awal pengungkapan, Senin (8/7) sekitar pukul 17.15 WIB, setelah menerima laporan masyarakat, petugas membututi tersangka Asrin yang menumpang bus dari tujuan Medan. Lalu persis di depan Mapolsek Bayung Lencir bus disetop dan dilakukan penggeledahan terhadap Asrin yang dicurigai dan ditemukan barang bukti 2 kilogram SS yang disimpan dalam tas ransel warna hitam.

Tidak sampai di situ, petugas juga berhasil membekuk tersangka Sugianto sebagai penerima barang di salah satu pool bus.
Esok harinya, Selasa (9/7) sekitar pukul 07.30 WIB, petugas kembali melakukan pengembangan dengan membututi salah satu bus yang melintas di depan RM Rantau Penantian, Muara Enim.

Salah satu penumpang dicurigai, yakni Zainuddin dan diamankan barang bukti 1 kilogram SS yang disimpan dalam tas ransel warna hitam. Uniknya, bentuk, warna dan mereka tas ransel yang digunakan untuk menyimpan SS tersebut sama. Petugas juga mengamankan Jauhari sebagai orang yang bakal menerima SS di salah satu SPBU di Jl lintas Martapura-Lampung.

“Keempat tersangka dan barang bukti merupakan jaringan yang sudah lama kita lakukan pengintaian. Barang bukti 3 kilogram SS ini gagal beredar. Rencananya akan dieradkan di Palembang dan sebagian di wilayah Sumsel,” tegas Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Firli MSi didampingi Direktur Dit Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman, Selasa (16/7) saat menggelar press conference.(edho)

Komentar

Berita Lainnya