oleh

3 Ribu UMKM Tumbuh Selama Covid-19

Mayoritas Kuliner, Kreatifitas Anak Muda

PRABUMULIH – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Prabumulih, Junaida menyebutkan selama pandemi Covid-19 banyak Usaha Mikro Kecil dan Menengah tumbuh di kota nanas. “Ada sekitar 3 ribuan UMKM yang tumbuh selama pandemi Covid-19,” terangnya dibincangi, Selasa (19/1).

Dijelaskan Junaida, tren pertumbuhan UMKM sendiri cenderung berasal dari anak muda (millenial, red) dengan berbagai kreatifitas produk di bidang kuliner. “Kita terus berusaha untuk membantu UMKM,” sambungnya mengaku termasuk dalam hal memberikan bantuan UMKM dari Presiden.

Tak hanya bantuan berupa kucuran dana dari pusat, pihaknya pun selalu berusaha memberikam kemudahan pengurusan izin pada UMKM di kota nanas. “Misalnya makanan mereka kurang apa maka kita ada dokter khusus yang bakal memberikan konsultasi terkait produk mereka,” lanjutnya.

Selain itu, pihaknya juga siap membantu UMKM yang mengurus P-IRT (Izin Rumah Tangga), sertifikat halal MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan lainnya.

Diketahui, berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM kota Prabumulih ada sekitar 13.112 usaha mikro di kota nanas. Masing-masing kuliner 7.633, pertukangan 128, pertanian 46, perdagangan 3.000, bengkel 41, peternakan 218, fashion 834, kerajinan 228 dan jasa 614.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di taman Tugu Kecik Prabumulih, beberapa UMKM mulai bergeliat. Ada yang menjual kopi Dialog hingga Dimsum Lae yang merupakan binaan Dinas Koperasi dan UMKM kota Prabumulih.

Dewi, salah-satu pengunjung mengaku senang makan di Tugu Kecik. “Dimsus nya enak, gak kalah dengan Dimsus yang dijual di restoran berbintang,” sebutnya.

Senada diungkap Putri, pengunjung yang lain juga mengaku ketagihan nongkrong di Tugu Kecik. “Dimsum nya enak, kopi nya juga enak ditambah live musik,” tukasnya. (chy)

Komentar

Berita Lainnya