oleh

300-an Nakes di OKU Tak Bisa Divaksin

BATURAJA – Proses vaksinasi Covid 19 bagi tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) berlangsung cukup lama. Dari sebanyak 2.651 Nakes yang menjadi target sasaran, sebanyak 1.944 Nakes yang sudah menjalani proses pemberian vaksin.

“Kalau dipresentasi sekitar 73 persen proses pemberian vaksin untuk nakes yang sudah berjalan,” sebut Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes OKU, Andi Prapto, Selasa (23/2).

Disebutnya, saat ini proses pemberian vaksin Covid 19 untuk Nakes di Kabupaten OKU masih berjalan. Hanya saja, sebutnya, ada yang menunggu untuk proses proses vaksinasi atau penyuntikan vaksin tahap kedua. Namun ada juga yang baru akan melaksanakan atau penyuntikan tahap 1.

Ini dikarenakan kondisi yang berbeda pada tiap Nakes. Jika ada halangan seperti kondisi tensi darah masih tinggi maka ada penundaan untuk pemberian vaksin Covid 19. Ada juga yang Nakes yang tidak bisa diberikan vaksin karena ada faktor seperti penyakit kronis atau komorbid.

Mengenai jumlah Nakes yang tidak bisa divaksin menurut Andi jumlahnya ada dibawah 300 an orang. Ditargetkan pemberian vaksin untuk nakes sudah bisa rampung pada awal Maret 2021.

Bagaimana dengan lansia apakah ada yang akan divaksin di Kabupaten OKU? Menurut Andi, untuk lansia di Kabupaten OKU belum dilakukan pendataan. Sejauh ini untuk lansia, sebutnya, vaksin diberikan baru ditingkat provinsi atau di Kota Palembang.

Sedangkan pemberian vaksin lanjutan rencananya pada Maret 2021 mendatang. Sasaran pemberian vaksin menurutnya, TNI/Polri/ASN. Untuk pendataan tersebut menurutnya langsung dari pemerintah pusat.

Yang jelas menurut Andi, pemberian vaksin yang diberikan kepada nakes saat ini sudah berjalan baik. Tidak ada dampak negatif dari mereka yang sudah menerima suntikan vaksin Covid 19. Jadi masyarakat yang sudah berusia 17 tahun nantinya bisa mengikuti program dengan sasaran berikutnya. (bis)

Komentar

Berita Lainnya