oleh

4.500 Asisten Apoteker Terdata Belum Aktif

PALEMBANG – Persatuan Asisten Farmasi Indonesia (PAFI) memperkirakan ada setidaknya 4.500 Asisten apoteker belum aktif. Dan hanya sekitar 1.800 yang telah aktif.

Pengurus cabang Persatuan farmasi apoteker (PFI), Silvana Lastia mengatakan. Asisten apoteker yang ada di metropolis berasal dari pendidikan mulai SMK sampai sarjana.

“Dari data yang ada, baru 1.800 yang tercatat di PAFI sebagai anggota. Dan 4.500 belum aktif tercatat,” terangnya. Usai audiens dengan walikota Palembang di Rumah Dinas hari ini (8/3).

Padahal, lanjutnya dengan terdaftar sebagai anggota organisasi, maka profesi bisa di lindungi. Apalagi ini berlaku secara nasional kekeanggotaannya. “Dengan belum terdata semua di PAFI, kita juga belum bisa mendata secara rinci. Dimana saja mereka bekerja atau sudah memilki surat izin setelah lulus pendidikan. Dan melanjutkan ke dunia kerja,” jelasnya.

Karena bagaimanapun, namanya profesi ya, hampir sama dengan yang lain. Punya standar etik, serta harus sudah punya surat izin ketika melakukan pekerjaannya. “Untuk itu, kita melalui organisasi mendorong setiap asisten apoteker mendaftarkan diri menjadi anggota PAFI,” ujarnya.

Dalam organisasi ini, lanjutnya selain mengurus keanggotaan. Juga melakukan kegiatan sebagai peran aktif ke masyarakat dan mendukung pemerintahan.

Seksi bidang sosial ke manusia PD PFI, Ma. Hj. Arida menambahkan. PAFI juga aktif dalam kegiatan sosial khususnya yang berhubungan dengan kesehatan. Untuk itu pihaknya menyambut baik. Jika dapat bersama mendukung program kegiatan pemkot Palembang. Salah satunya gotong royong ataupun sholat subuh berjamaah.

“PAFI siap jika pemkot Palembang ingin mengajak kita berpartisipasi dalam mendukung kegiatan yang ada,” tambahnya.

Walikota Palembang, Harnojoyo mengungkapkan. Pihaknya mendukung setiap kegiatan positif. Asal dalam kondisi sehat. “Pemkot Palembang punya banyak program mulai sholat subuh, gotong royong, dan lain – lain. Kita mensuport setiap organisasi yang ada. Dan bagi organisasi juga bisa berpartisipasi dalam program pemkot. Seperti sholat subuh ataupun gotong royong,” ungkapnya. (Cj10)

Komentar

Berita Lainnya