oleh

4 Pelaku Pengrusakan 3 Mobil Operasional Polisi saat Kericuhan Massa Ditetapkan Tersangka

SUMEKS.CO – Tim penyidik Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menetapkan 4 dari 5 pelaku pengrusakan terhadap 3 unit mobil operasional milik Polda Sumsel yang terjadi saat kericuhan massa demo tolak pengesahan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020) sore lalu.

“Ada 4 yang diamankan di Polda Sumsel dan sisanya di Polrestabes Palembang terkait pengrusakan 3 mobil operasional yakni Provost Bid Propam Polda, Dit Pam Obvit dan milik Bid Dokkes Polda Sumsel,” kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, saat dikonfirmasi.

Supriadi mengungkapkan, kendaraan operasional itu memang tidak berada di dalam pengamanan.

“Kita lihat kendaraan ini berada di luar pengamanan yakni berada di Jl POM IX Kampus dan di parkiran Palembang Icon,” tambah Supriadi.

Mobil Pamobvit
Mobil Pamobvit Polda Sumsel yang dirusak massa. foto: bima sumeks.co

Terpisah, Kasubdit 3 Jatanras Kompol Suryadi SIK MH menegaskan, satu pelaku dari 4 yang diamankan ikut melakukan pengrusakan sebanyak dua ali.

“Hasil pemeriksaan satu pelaku ikut dua kali pengrusakan,” terang Kasubdit Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi SIK MH, Jumat (9/10/2020) siang.

Hingga saat ini pihaknya sudah melakukan penangkapan, dan akan lakukan penyidikan, mengambil ketersangan saksi dan tersangka.

Satu unit mobil milik Dirrektorat Pam Obvit Polda Sumsel yang rusak parah akibat kericuhan dalam kerusuhan tolak UU Cipta Kerja di DPRD Sumsel, Kamis (8/10). foto-foto: M Hatta/sumeks.co

“Yang jelas pelaku adalah melakukan pengrusakan barang bersama-sama. Dan dijerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman di atas 5 tahun kurungan penjara,” tegas Suryadi.

Sementara itu, Dw (20) pelaku yang diamankan mengaku sudah menyiapkan batu untuk merusak kaca mobil Provost yang berada di parkiran Palembang Icon.

“Aku melok yang di Palembang Icon dan yang di Jl POM IX. Makai batu Pak mecahkan Batu. Duo kali aku mecahkan kaco. Kami ditangkap masih di sekitar parkiran itulah,” kata Dw saat dimintai ketersangan di ruang penyidik Unit 4 Sudbit 3 Jatanras Polda Sumsel.(dho)

 

Komentar

Berita Lainnya