oleh

4 Warga Positif, Banten Tetapkan KLB Virus Corona

SERANG – Pemerintah Provinsi Banten menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona atau Covid-19 setelah empat warga dilaporkan positif terjangkit corona. Hal itu menjadi salah upaya Pemprov Banten dalam membatasi kecepatan sebaran paparan virus corona.

Gubernur Banten Wahidin Halim langsung memimpin rapat bersama Sekretaris Daerah dan para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Banten terkait kesiapsiagaan menghadapi infeksi novel corona virus (2019 nCov) di wilayah Prov Banten, Sabtu (14/3) kemarin.

Dalam rapat tersebut, diputuskan seluruh kegiatan pendidikan SMA/SMK negeri dan swasta maupun SKH, untuk melakukan kegiatan pembelajaran di rumah.

“Jadi siswa belajar di rumah selama dua pekan sejak 16 sampai 30 Maret 2020 dan akan dibuka kelas online,” tuturnya, Minggu (15/3/2020).

Namun, bagi siswa kelas 12 tetap melakukan kegiatannya sesuai jadwal UNBK yang telah ditetapkan. Selain itu, WH juga melarang kegiatan lainnya seperti apel bersama, serta membatasi berbagai kegiatan yang melibatkan kehadiran orang yang cukup banyak.

“Membatalkan kunjungan kerja dan tidak menerima kunjungan kerja dari luar Banten hingga batas waktu KLB ini dinyatakan berakhir,” sambungnya.

Untuk itu, WH menghimbau masyarakat agar menghindari tempat-tempat pertemuan dan keramaian umum.

Diusahakan sedapat mungkin tidak melakukan perjalanan ke daerah yang terkena wabah Virus Corona. “Masyarakat agar tetap waspada dan tidak panik. Selalu menjaga kesehatan, mencuci tangan dengan sabun, konsumsi makanan bergizi, cukup istirahat, dan berolah raga,” ujarnya. (dinar/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya