oleh

5.000 Titik Lampu Jalan Rusak 

-Sumsel-198 views

MUSI RAWAS – Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PU CK), Tata Ruang dan Pengairan Kabupaten Musi Rawas (Mura) di 2020 berencana untuk melakukan swakelola terhadap lampu penerangan jalan.

“Kalau rusak banyak kalau lampu jalan,” ujar Kepala Dinas PU CK, Tata Ruang dan Pengairan Kabupaten Mura, H Ristanto menjawab pertanyaan wartawan. 

Dan pihaknya di 2020 berinisiatif untuk melaksanakan dengan cara swakelola. Biar apa? “Kerusakan di Kabupaten Musi Rawas ini sekitar 5.000 titik. Kami setahun cuma 300 sampai 400 titik,” timpalnya.

Kata Ristanto, kerusakan lampu jalan tersebut diakibatkan karena memang jaringannya jelek dan juga akibat tegangannya. “Karena kami kan menerima limpahan dari eks pertambangan. Memang jaringannya jelek, memang tegangannya,” kata Ristanto.

Lebih lanjut, jadi mulai ABT 2019 pemasangan baru oleh pihaknya menggunakan lampu penerangan jalan tenaga surya. “Kalau yang masangnya baru kita pakai tenaga surya,” bebernya.

Ia menambahkan, keuntungan menggunakan tenaga surya yakni pihaknya tidak tergantung dengan PLN. Lalu yang kedua yakni biaya pemasangan akan lebih ditekan. “Kita bayar listrik, maka biaya pemasangan akan lebih ditekan,” ujarnya. 

Ristanto juga mengakui, memang menggunakan tenaga surya lebih mahal. “Lebih mahal, benar lebih mahal tenaga surya, tapi lebih efisien,” jelasnya. 

Sejauh ini lampu jalan yang sudah tersebar diwilayah Kabupaten Mura sekitar 7.000 titik. “Yang rusak hampir 5.000. Makanya kita sekarang secara perlahan di 2020. APBD 2019 kita mulai pakai tenaga surya, 2020 kami mulai swakelola. Kami dapat mobil sky lift itu yang naik turun naik turun,” ungkapnya.

Sehingga dengan peralatan yang ada tersebut tentunya akan dimanfaatkan untuk keliling.

“Utamanya dapat instruksi dari bapak Bupati jalan-jalan poros. Seperti poros tugumulyo, terawas, jayaloka, jalan negara dari lakitan sampai beliti. Itu yang akan kami fokuskan,” pungkasnya.(Wek) 

 

Komentar

Berita Lainnya