oleh

50 Ribu Jiwa Estimasi Penerima KIA Muratara

-Sumsel-149 views

MURATARA – Pemerintah Kabupaten Muratara siap sebarkan 40 ribu Kartu Identitas Anak (KIA) di akhir 2019. Pembagian KIA akan dilakukan secara langsung dari dinas Pencatatan Sipil (Discapil) dengan cara keliling desa sekaligus keliling tiap sekolah di wilayah Muratara.

Hal ini di tegaskan secara langsung oleh Kepala Dinas Catatan Sipil Muratara, Aan Andrian saat memberikan paparan di kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, Kemarin (11/9). Dia menegaskan estimasi penerima KIA di wilayah Muratara tidak kurang dari 50 ribu jiwa. Namun stok yang ada saat ini sekitar 40 ribu kartu.

“Kita akan mulai launching besok, kami akan turun langsung jemput bola berkoordinasi dengan Disdik untuk mendatangi tiap sekolah. Nani untuk star awal di sekolah mana kita konfirmasi Disdik dulu,” bebernya.

Dia mengungkapkan, KIA menyasar dari usia anak 0-16 tahun, namun untuk saat ini mereka hendak memprioritaskan para pelajar Paud, SD, dan SMP terlebih dulu. “KIA ini sangat penting sebagai kartu identitas kependudukan, karena berkaitan dengan pencatatan kependudukan yang di akui negara,” tegasnya.

KIA di fungsikan sebagai E-KTP, dan akan terintegrasi dengan program pemerintah lainnya, seperti pendaftaran BPJS dan lainnya. “Kita akan mulai dari sekolah dulu, nanti baru keliling tiap desa. Target kita minimal 50 persen KIA sudah terealisasi hingga Desember mendatang,” tegasnya.

Bagi masyarakat yang hendak membuat KIA secara langsung untuk anak-anak mereka. Bisa mendatangi kantor Discapil Muratara secara langsung dengan membawa foto copy Kartu Keluarga dan foto anak. “Ini semua gratis tidak dipungut bayaran, warga bisa datangi langsung Discapil nanti akan dibantu dan diproses dengan cepat jika persyaratan seperti KK dan foto sudah dilampirkan lengkap,” tutupnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara, Sukamto mengaku sangat mendukung kaloborasi program KIA yang mereka laksanakan dengan Discapil Muratara. Menurutnya, ada beberapa keuntungan jika pelaksanaan realisasi KIA dilakukan di sekolah secara langsung.

“Jarak permukiman di wilayah kita jauh-jauh, jadi kalau datang langsung ke sekolah tentunya bisa langsung ketemu dan anak-anak bisa di dikoordinir pihak sekolah,” bebernya. Dia juga mengungkapkan, fungsi KIA selayaknya E-KTP menjadikan kartu itu sangat bermanfaat bagi anak-anak. “Dengan adanya KIA tentunya adminitrasi pencatatan terhadap pelajar bisa lebih maksimal. Karena kartu ini bisa terus digunakan selayaknya E-KTP,” tutupnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya