oleh

60 Kali Beraksi, Pelaku Penodongan Mobil Pick Up Diamankan Polisi

SUMEKS. CO, PALEMBANG – Anggota Buser Reskrim Polsek Kertapati Palembang mengamankan satu pelaku penodongan mobil Pick Up yang berasal dari luar Palembang.

Pelaku yakni bernama Rio alias Dedek (21) warga Jl. Putri Dayang Rindu, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati Palembang.

Kapolsek Kertapati Palembang AKP Irwan Sidik didampingi Kanitres Iptu Ledi mengatakan, pelaku ditangkap ditempat persembunyiaannya, Minggu (21/2) sekitar pukul 02.00 WIB Siang.

“Pelaku berhasil ditangkap berawal dari laporan korban M Taufik Hidayat (35) Sopir Pick Up warga Muara Enim yang mambuat laporan di Polsek Kertapati Palembang,” kata Irwan, Selasa (23/2/2021).

Laporan dari korban, anggota Buser Polsek Kertapati Palembang langsung bergerak cepat mengamankan pelaku ditempat persembunyiaannya.

Pelaku melancarkan aksinya bersama tiga temannya yakni Dedi, Thomas, dan Beto yang masih DPO, ketiga pelaku melakukan penodongan dengan modus menyetopkan korbannya dengan berpura-pura meminta rokok kepada korban, setelah korban berhenti pelaku langsung menodongkan senjata tajam (sajam) kepada korban dan meminta uang serta ponsel milik korban di Jl. Mayjend Yusuf Singadekane, tepatnya di atas jembatan Keramasan, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang, Sabtu (13/2) sekitar pukul 04.00 WIB.

Selain pelaku polisi turut mengamakan dua sepeda motor, dua buah ponsel dan dua buah sajam. “Untuk tiga pelaku lainnya yakni Dedi, Thomas, dan Beto kita himbau untuk menyerahkan diri sebelum kita jemput bahkan kalau melawan atau mencoba kabur kita tidak segan-segan memberikan tindakan tegas,” jelasnya.

Pelaku yang berhasil ditangkap merupakan residivis. “Pelaku ini sudah pernah masuk penjara dengan kasus yang sama dan kembali mengulanginya lagi,” ungkapnya, Irwan.

Sementara itu, pelaku Rio alias Dedek mengaku dirinya pada saat melancarkan aksi penodongan sudah 60 kali terhadap mobil Pick Up yang dari luar kota bersama tiga temannya, saya hanya bertugas menyetop mobil dan mengacungkan sajam dan ketiga teman saya yang menguras barang berharga korban.

“Yang masuk melakukan penodongan di mobil pick up itu teman saya Dedi, Thomas, dan Beto yang masih DPO. Hasilnya memang kami gunakan untuk pakai Judi Online, membeli sabu untuk di konsumsi,” tutup Rio, sambil mengakui penyesalahannya. (dey)

Komentar

Berita Lainnya