oleh

65 Desa di Kabupaten ini Gelar Pilkades Serentak

SEKAYU – Sebanyak 65 kepala desa di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) akan habis masa jabatannya di tahun 2019 dan 2020. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin sesuai Perda No 6 tahun 2019 melalui Dinas Pemberdayaan masyarakat Desa (PMD) tengah menyusun persiapan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 65 desa dalam 15 kecamatan.

Adapun 65 desa yang akan habis masa jabatan Kades tahun ini, diantaranya Tanjung Selatan Lais, Sukarami, Bailangu, Muara Teladan, Bandar Jaya, Sungai Medak, Sungai Batang, Rimba Ukur, Lumpatan II, Pagar Kaya, Sukalali, Kertayu, Sindang Marga, Tebing Bulang, dan Gajah Mati.

Kemudian, Desa Rukun Rahayu, Talang Mandung, Sidorahayu, Suka Makmur, Bangun Harja, Bukit Indah, Warga Mulya, Air Putih Ulu, Sialang Agung, Cinta Karya, dan Desa Air Putih Ilir.

Lalu, Desa Keban II, Kemang, Ngunang, Tanjung Raya, Sri Gunung, Berlian Makmur, Mulyo Rejo, Bumi Kencana, Sumber Rejeki, Cinta Damai, Panca Tunggal, Tanjung Dalam, Mekar Jaya, Sumber Agung, Karya Maju, Cipta Praja, Tenggulang Baru, Supat, dan Desa Tanjung Kerang.

Selain itu, untuk Kades yang akan habis masa jabatan di Tahun 2020 yakni diantaranya di Bero Jaya Timur, Jud II, Ulak Teberau, Karang Ringin I, Langkap, Tenggulang Jaya, Letang, Lubuk Buah, Saud, Ulak Kembang, Bukit Selabu, Bukit Pangkuasan, Sako Suban, Pengaturan, Danau Cala, Teluk, Petaling, Teluk Kijing I, Epil, dan Rantau Keroya.

Bupati Muba Dodi Reza Alex melalui Kepala Dinas PMD Richard Chahyadi mengungkapkan, adapun syarat bagi balon kades yang ingin ikut serta harus memenuhi persyaratan yg telah ditentukan dimana diantaranya, berpendidikan minimal SMP sederajat, berusia paling rendah 25 tahun dan maksimal 65 tahun saat mendaftar.

“Tidak pernah menjabat kades selama tiga kali masa jabatan dan tidak menggunakan narkoba,” ungkapnya.

Dikatakan Richard, biaya Pilkades di 65 Desa tersebut akan dialokasikan sebesar Rp6.298.705.000 pada tahun anggaran 2020. “Pembentukan panitia Pilkades 2020 akan dilakukan setelah ditetapkan tahapan Pilkades 2020 dengan keputusan Bupati Muba,” pungkasnya. (ril)

Komentar

Berita Lainnya