oleh

71 Nakes Puskesmas Indralaya di Swab

INDRALAYA – Buntut penutupan sementara UPTD Puskesmas Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI), akibat salah satu tenaga kesehatan (Nakes) terpapar positif covid-19 hingga nakes tersebut meninggal.

Akhirnya seluruh nakes mulai dari Ka UPTD hingga para stafnya harus dilakukan tracking swab ,”Ada 71 pegawai  alias seluruh pegawai Puskesmas Indralaya, menjalani swab, dan hari ini 3 Juli selesai dilakukan swab tinggal menunggu hasilnya,”kata Kepala Dinas Kesehatan Pemkab OI DR Nurharlinah melalui Kabid P2PM Hj Sumayati.

Meski semuanya dilakukan swab Sumayati berharap, hasilnya negative, Dirinya berharap  Covid-19 di Bumi Caram Seguguk dalam kondisi terkendali dan terus mengalami penurunan jumlah yang terpapar positif covid-19.

“Karena semua pegawai Puskesmas dilakukan swab dan dilakukan isolasi mandiri semuanya, makanya Keberadaan Puskesmas Indralaya tutup sementara dan dialihkan pelayanannya ke Puskesmas Talang Aur,”lanjut Sumayati.

Sumayati juga menyampaikan, selain adanya nakes yang terpapar  positif covid-19 di Puskesmas Indralaya, juga terjadi salah satu nakes di Kantor Dinas Kesehatan OI,”Akibatnya salah satu bagian di Kantor Dinas Kesehatan,  semua pegawainya dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari, namun kantor dinas kesehatan tetap buka, karena beberapa bagiannya dalam kondisi aman,”tuturnya.

Sementara pantauan koran ini, pelaksanaan  pengambilan swab di Puskesmas Indralaya terus berlangsung hingga hari kedua, dengan total yang dilakukan pengambilan swab sebanyak 71 orang.

Terpisah Jubir Tim GUgus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten OI, Wahyudi Wibowo mengatakan, sampai saat ini tercatat ada 70 kasus konfirmasi positif , namun 62 orangnya sudah dinyatakan sembuh, dan total yang meninggal sebanyak 3 orang, sedangkan  data OTG yang dilakukan swab sebanyak 438  orang.(Sid)

Komentar

Berita Lainnya