oleh

89 Kendaraan Dinas Muratara Dilelang Secara Online

MURATARA-Puluhan kendaraan dinas roda dua dan roda empat di wilayah Kabupaten Muratara. Siap dilelang secara terbuka oleh Pemerintah Daerah secara umum. Kantor Pelayanan Negara dan Lelang (KPKNL) Lahat akan melaksanakan penjualan menggunakan sistem closed bidding. Atau penawaran melalui online.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Kabupaten Muratara, H Duman melalui Kabid Aset, Rizaludin mengatakan. Pembukaan lelang sudah di umumkan sejak 22 Februari lalu. Untuk warga yang berminat mengikuti lelang bisa membuka secara langsung web htpps ://www.lelang.go.id/.

Lelang
Kendaraan yang akan dilelang

Menurutnya, pelaksanaan lelang sejumlah kendaraan dinas Pemda Kabupaten Muratara. Bekerja sama dengan KPKNL Lahat. Dengan melelang secara terbuka, 79 kendaraan roda dua, dan 10 kendaran roda empat dari tahun 1997-2008.

Lelang
Lelang sejulmah kendaraan dinas
“Untuk warga yang ingin melihat langsung fisik kendaraan yang dilelang. Bisa mendatangi aula pertemuan di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara. Persis di samping kantor camat Karang Jaya. Jadi semua kendaraan fisik di tumpuk di sini. Supaya warga bisa melihat secara langsung,” katanya, kemarin (24/2).

Dia menyampaikan, untuk menjadi peserta lelang hanya diperlukan syarat kartu administrasi kependudukan, E-KTP, KK, dan NPWP. Lalu menyetor deposit sekitar 20 persen dari harga buka kendaraan yang dilelang. “Warga jangan khawatir. Jika tidak menang lelang uang deposit itu akan dikembalikan secara langsung ke rekening masing-masing,” tegasnya.

Pelaksanaan lelang akan dilakukan dalam dua tahap. “Untuk limit tawaran (harga buka, red) lelang di gelombang pertama khusus kendaraan mobil, di kisaran Rp3,6 juta. Sedangkan untuk harga buka lelang kendaraan roda dua juga bervariasi dari Rp600 ribu hingga Rp2,7 juta,” bebernya.

Untuk penanyangan penawaran lelang akan di umumkan, 28 Februari mendatang.

Lelang
Lelang kendaraan

Hendri, warga Tugumulyo yang mengaku berminat mengikuti lelang terbuka tersebut. Mengaku sedikit bingung mengenai cara pelaksanaan lelang. Karena biasanya, pelasaksanaan lelang dilakukan di muka umum secara langsung.

“Kompetitor lelang saya rasa nanti akan sangat banyak sekali. Karena lelangnya melalui sistem online. Berbeda dari lelang sebelumnya, penawaran bisa dilakukan di muka umum secara langsung,” bebernya.

Dia mengaku, kendati antusias masyarakat bisa meningkat dalam mengikuti lelang. Namun, ada kelemahan yang mesti diwaspadai warga yang ingin mengikuti lelang. “Kalau mau ikut, kita cek dulu barang yang akan di beli. Kalau mengecek secara online biasanya hanya di tampilkan foto dan gambarnya saja,” tutupnya.

Pihaknya mengapresiasi positif pelaksanaan lelang ini. Karena dilakukan secara terbuka dan global sehingga jauh dari tudingkan permainan panitia. Karena penawaran lelang bisa dilakukan secara online.(cj13)‎

Komentar

Berita Lainnya