oleh

97 Persen logistik Pilkada Siap Distribusi

MURATARA – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Muratara, tegaskan ketersediaan logistik Pilkada sudah sampai 97 persen. Hal ini diungkapkan secara langsung ketua komisioner KPUD Muratara, Agus Mariyanto saat dikonfirmasi di kantor KPUD Muratara.

“Sampai sekarang kesiapan logistik sudah mencapai 97 persen, karena masih ada beberapa APK yang belum datang seperti buku KPPS, PPK, Formulir Model C-Hasil Hologram kwk, Dan beberapa logistik APD,” katanya, Selasa (1/12).

Dia membenarkan, tahapan pemilihan kepala daerah tinggal hitungan hari lagi. Selain melakukan persiapan logistik, KPUD juga akan secepatnya melakukan pendistribusian logistik ke 427 TPS di wilayah Kabupaten Muratara.

“Untuk pendistribusian logistik insyaallah akan dimulai tanggal 6-7 Desember mendatang,” tegasnya. Sementara itu, Kasubag humas dan teknis KPUD Muratara, Busairi mengungkapkan KPUD Muratara, sudah selesai melakukan pelipatan surat suara, hasilnya didapati 1.118 surat suara yang kurang. Langkah selanjutnya, sejumlah komisioner langsung melakukan pengecekan surat suara ke lokasi percetakan di jakarta dan meminta kekurangan itu segera dipenuhi.

“Ada kekurangan logistik surat suara untuk 3 TPS dari Desa Lawang Agung. Tindakan selanjutnya KPUD sudah ke percetakan lagi dan meminta sejumlah kekurangan itu dipenuhi,” tegasnya.

Busairi juga mengatakan, saat ini mereka juga melakukan persiapan TPS khususnya bagi TPS yang sulit dijangkau akses darat maupun TPS yang rawan terkena dampak bencana.

Ada beberapa TPS di wilayah Muratara yang sulit dijangkau melalui jalur darat sehingga mesti melintasi jalur perairan menggunkan perahu. Seperti TPS yang berada di rompok Minak Desa Noman Lama, Kecamatan Rupit, Rompok Napal Maling di Desa Embacang ilir, kecamatan Karang jaya.

Sedangkan ada dua wilayah kecamatan di Muratara yang sering terdampak bencana alam seperti banjir di kecamaan Karang Dapo dan Rawas ilir dengan potensi 85 TPS. “kita sudah lakukan koordinasi dengan Pemerintah setempat agar distribusi logistik nanti tepat waktu dan jika ada kendala seperti akses yang susah masuk harus ada solusi,” timpalnya.

Dia mengatakan, ada sejumlah wilayah di Muratara yang sulit dipantau menggunakan jejaring internet. Karena wilayah itu masih krisis sinyal dan blank spot area. “Tapi kita sudah intrusikan ke petugas disana jika selesai pemilihan nanati. Harus segera melaporkan hasilnya dengan cara mencari lokasi yang ada sinyal. Dalam satu hari seluruh hasil pemilihan sudah terkumpul dengan sitem sirekap,” tutupnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya