oleh

Abu Janda Makan di Restoran Prancis: Karena Nabi Ajarkan Saya Maafkan Penghinanya

SUMEKS.CO- Pegiat media sosial, Permadi Arya alias Abu Janda, tidak ikut marah terhadap Presiden Prancis Emmanuel Marcon yang telah menghina Islam dan membiarkan karikatur Nabi Muhammad sebagai kebebasan berekspresi.

Bagi Abu Janda, Nabi Muhammad SAW seorang pemaaf. Abu Janda lantas sengaja makan di sebuah rumah makan Prancis. Dia mengaku tidak ikut memboikot produk Prancis.

“Orang pada boikot produk Prancis, saya hari ini makan di resto Prancis. Karena Nabi Muhammad SAW mengajarkan saya umatnya agar memaafkan penghinanya,” ujar Abu Janda dalam video yang dia unggahnya di media sosial.

Tidak sampai disitu, di cuitan lain, dia juga menuding beberapa Ustad yang dianggap menghina Nabi tetapi tidak ada yang protes. Seperti Ustad Abdu Somad pada 2018 lalu. Dan Evi Efendi.

“Somad pernah hina Rasulullah SAW “tidak rohmatan lil alamin. tak ada yg marah Evi Efendi pernah hina “nabi Muhammad pernah sesat. tak ada yg boikot dakwahnya. Jadi kalo yang hina nabi itu kaum sendiri tidak apa-apa asal jangan kaum sebelah” tulis Abu Janda. (dal/fin). 

Komentar

Berita Lainnya