oleh

Ada Apa di Bulan Radjab

Pesan berantai telah banyak kita terima. Mulai keutamaan bulan Radjab, kapan bulan Radjab mulai, sampai dengan amalan amalannya. Via WA, SMS, Telegram.  Ataupun kita dapatkan dari  pengajian di majelis taklim, atau dari kawan kawan dekat kita. Tertulis juga di pesan tersebut. Sebarkan. Luar biasa dakwah bilisan dan bilhal saat ini lewat media sosial.

Ya, Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF Falakiyah) telah memberikan ikhbar awal Rajab 1441 H bertepatan dengan hari Selasa Legi, 25 Februari 2020 atas dasar istikmal.   Penetapan tersebut karena rukyah yang dilakukan pada Ahad petang tidak dapat melihat hilal.

“Awal Rajab 1441 H bertepatan dengan hari Selasa Legi (mulai malam Selasa Legi), 25 Februari 2020 atas dasar istikmal, sebab rukyah pada Ahad petang tidak dapat melihat hilal,” demikian pesan dari Sekretaris LF PBNU H Nahari Muslih .

Nahari pun menyampaikan terima kasih kepada Nahdliyin atas partisipasi dan berkontribusinya dalam pengamatan awal bulan Rajab 1441 H.   “Terima kasih atas partisipasi dan kontribusi Nahdliyin,” ucapnya.

Bulan Rajab dipercaya umat Islam sebagai bulan istimewa. Pengasuh Pondok Pesantren Al Muawanah Fajaresuk, Pringsewu, Lampung KH Tamrin Mahera dalam Keutamaan Ibadah di Bulan Rajab, Tujuan Apa Motivasi mengungkapkan beberapa keistimewaan bulan Rajab di antaranya perintah melaksanakan shalat lima waktu yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad dalam peristiwa Isra’ dan Mi’raj.

Di bulan istimewa ini umat Islam dianjurkan meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah seperti shalat, puasa, shalawat, dan istighfar. Semua ibadah yang dilakukan ini harus diniatkan karena mengharapkan ridla Allah dengan penuh keimanan dan keyakinan.

Karena itu, KH Tamrin Mahera mengimbau jamaah agar dalam melaksanakan ibadah tidak terpaku pada keutamaan saja, namun menjadikan hal tersebut sebagai motivasi ibadah. Jika niat ibadah hanya meraih keutamaan saja maka keutamaan tersebut bisa saja hilang. Niat Lillahi Taala.

Lebih lanjut, Kiai Tamrin memaparkan fadhilah ibadah di bulan Rajab di antaranya puasa yang diterangkan dalam Kitab Duratun Nasihin. Puasa selama dua hari di bulan Rajab jelasnya, akan mendapatkan balasan kemuliaan dari Allah serta seisi dunia.   “Puasa tiga hari terhindar dari bala dan penyakit jiwa. Puasa tujuh hari ditutup tujuh pintu neraka. Puasa delapan hari dibuka delapan pintu surga. Puasa 10 hari tidak dihisab amalnya. Puasa 15 hari akan diampuni dosa sebelumnya serta mengganti keburukan dengan kebaikan,” jelasnya.

Dalam bulan Rajab juga dianjurkan melakukan shalat sunnat bakda Maghrib 20 rakaat 10 salam dengan keutamaan akan dijaga oleh Allah dari kesulitan di dunia dan akhirat.

Sementara Habib Muhammad bin Yahya dari Indramayu, Jawa Barat mengungkapkan Amalan-amalan di Bulan Rajab.   Salah satunya adalah memperbanyak membaca istighfar, karena Allah akan mengampuni seberapa pun banyak dosa kita. “Kita bukan manusia pilihan, tentunya tak luput dari dosa,” ujarnya.

Banyak amalan yang bisa  dilakukan untuk mendapatkan kebaikan sepanjang bulan Rajab. Akan merugi bila tak berkesempatan mengamalkannya, karena Rajab merupakan bulan mulia, bulannya Allah SWT. Demikian disampaikan Habib Muhammad bin Yahya dari Indramayu, Jawa Barat saat mengisi Pengajian memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di halaman masjid Al Mukaromah Islamic Center Brebes.

Pertama, kata Habib Muhammad, memperbanyak membaca istighfar. Janganlah banyak bicara bukan karena dzikir kepada Allah, karena bisa menyebabkan hatinya keras. Bila hidupnya susah, amalan istighfar bisa mengangkat kesusahan kita.  Dia mengingatkan, bulan Rajab sebagai bulan istighfar karena Allah akan mengampuni seberapa pun banyak dosa kita.

“Kita bukan manusia pilihan, tentunya tak luput dari dosa,” ujarnya sembari mencontohkan godaan dosa datang.silih berganti dengan gaya banyolannya yang.khas. Habib Muhammad juga mendengar, beberapa waktu lalu Brebes tertimpa berbagai bencana. Semoga banjir sebagai ujian, agar menjadikannya sabar dan sholat. Karena sabar dan shalat sebagai penolongmu.

Kedua, di bulan Rajab telah diturunkan perintah sholat, maka jangan tinggalkan shalat. Ibadah sholat, adalah ibadah istimewa.  Semua ibadah bagus, dari sekian banyak ibadah yang paling istimewa adalah sholat.

Ketiga, di bulan Rajab jauhi maksiat. Ibu ibu yang suka berantem sama suami jangan lakukan di bulan Rajab. “Surga bagi hamba hamba yang takwa, yang tentunya tidak melakukan maksiat,” ucapnya.

Mulut, tangan, mata, disengaja maupun tidak banyak melakukan maksiat. Kita dapat nikmat yang banyak, tapi kerap melakukan maksiat.  Rajab, lanjutnya, telah menunjukan kuasa Allah kepada hamba-Nya.

Isra Miraj adalah mukjizat Nabi Muhammad yang sulit di terima akal. Namun kalau sudah menjadi kehendaknya, tak seorang pun mencegahnya. Kun fayakun. Allah telah menunjukkan kehendak-Nya lewat mujizat Nabi dan orang orang mulia yang dikehendakinya.

Seperti Siti Maryam atas kuasa Allah bisa hamil. Tongkat nabi Musa membelah laut. “Anehnya, di akhir zaman, banyak yang mengaku aku jadi Siti Maryam yang justru membikin malu keluarga, guru, masyarakat, dengan cara  hamil duluan,” ujarnya berkelakar.

Optimislah, orang yang baik yang mengerjakan amal shaleh, akan diberikan kehidupan di dunia yang lebih baik juga, apalagi di akharat. Hidup didunia harus optimis karena ada kuasa Allah. Peristiwa Isro Miroj menjadikan kekuasaan Allah tanpa halangan, meski sulit diterima akal.

Dan keempat, di bulan Rajab harus memperbanyak Shodakoh, agar berkah.  Ketua Panitia H Abdul Haris menjelaskan, peringatan Isra Miraj telah menjadi agenda rutin tahunan Yayasan Islamic Center Brebes. “Setiap malam Jumat pahing, juga digelar istighosah di Masjid Al Mukarramah,” pungkasnya. (ckm/nu)

Komentar

Berita Lainnya