oleh

Kantor Pemerintah Diserang, 43 Pejabat Tewas

-Headline-1.259 views
Sebanyak 43 pejabat pemerintah Afghanistan dilaporkan tewas dalam serangan bom bunuh diri, Selasa (25/12). Pelaku diduga gerilyawan menyerang gedung pemerintah di Ibu Kota Afghanistan, Kabul.

Serangan dimulai ketika pelaku bom bunuh diri meledakkan mobilnya, yang berisi bahan peleda, di luar gedung pemerintah. Selanjutnya, sejumlah orang penyerang gedung Kementerian Urusan Syuhada dan Orang Cacat. Mereka terlibat baku-tembak dengan pasukan keamanan lokal.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Wahid Majroh mengatakan sejauh ini 43 jenazah dan 10 orang yang cedera telah dievakuasi. Seorang polisi dan tiga gerilyawan tewas dalam kontak senjata yang berlangsung selama tujuh jam tersebut.

Pasukan Afghanistan mengungsikan lebih dari 350 warga sipil dari gedung sebelum menghentikan operasi. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung-jawab atas serangan itu. Namun, pemerintah menduga pelaku serangan adalah gerilyawan Taliban.

Diduga serangan ini dipicu oleh pernyatan Presiden AS Donald Trump yang mempertimbangkan penarikan 5.000 dari 14.000 prajurit AS yang ditugaskan di Afghanistan. Kemungkinan penarikan ribuan prajurit AS telah menyulut kebingungan Pemerintah Kabul.

Mereka khawatir penarikan itu mengakibatkan kebangkitan rejim Taliban, yang berjuang untuk menegakkan hukum Syari’ah garis keras di Afghanistan. Namun, Jenderal Marinir Joseph Dunford, Kepala Staf Gabungan yang berada di Afghanistan mengatakan misi tentara di Afghanistan berlanjut tanpa perubahan. “Misi yang dijalani hari ini sama dengan misi yang dilaksanakan sebelumnya. Tidak ada perubahan,” tegas Joseph. (ant/fin)

Komentar

Berita Lainnya