oleh

Ajak Umat Tidak Anarkis

-Politik-253 views

SEKAYU – Proses perhitungan hasil pemilu serentak 2019 di Kabupaten Muba telah menyelesaikan tahap rekapitulasi tingkat Kabupaten. Untuk itu, pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Muba mengajak kepada semua pihak untuk menahan diri, terutama kepada warga Muba agar menunggu hasil resmi perhitungan KPU.

“Mudah-mudahan tahap penghitungan suara ini berjalan transparan, damai, dan jujur, diterima oleh semua pihak, sehingga tidak terjadi kisruh ditengah masyarakat, semua menerima hasil perhitungan KPU sebagai lembaga yang dipercaya untuk menyelengggarakan pemilu,” ujar Ketua MUI Muba Drs H Husni Thamrin Nawawi MPdI.

Terkait ada keberatan atau protes dari pihak yang merasa hasil tidak sesuai. Dia meminta agar bisa diselesaikan melalui mekanisme konstitusional, “Kita punya mekanisme pertama lewat bawaslu, kemudian ke Mahkamah Konstitusi itulah sistem demokrasi kita. Kita sebagai masyarakat tetap bersabar menahan diri dan diserahkan dengan lembaga-lembaga yang dipercaya untuk itu seperti bawaslu, MK, seperti itu sistem hukum kita,” tandasnya.

Karenanya dia meminta kepada semua pihak untuk tidak bertindak anarkis dan tidak terprovokasi. Dia juga berterima kasih pada jajaran TNI-Polri yang sudah melakukan pengamanan di Kabupaten Muba hingga berjalan cukup kondusif. “Semestinya tiap pemilihan itu siap kalah dan siap menang, hindarilah perpecahan sesama warna negara kita. Anarkis hanya merugikan kita sendiri,” pungkasnya. (Kur)

Komentar

Berita Lainnya