oleh

Akhir Polemik Sriwijaya FC, Muddai Tak Pergi Begitu Saja

PALEMBANG – Sriwijaya FC mengalami masa sulit sejak pertengahan musim kompetisi Liga 1 tahun 2018 karena dihadapkan persoalan finansial.

Untuk mengatasi persoalan itu, Muddai Madang yang sebelumnya merupakan komisaris utama turun langsung dengan menjadi Direktur Utama PT SOM. Meski sudah berupaya, tetap tak mampu menyelamatkan SFC dari degradasi ke Liga 2.

Kondisi ini membuat Gubernur Sumsel Herman Deru turun tangan dengan meminta Muddai Madang selaku pemilik saham dan pengelola SFC untuk mundur pada acara urun rembuk penggiat olahraga Sumsel, 14 Januari lalu.

Saat itu, Muddai langsung merespon dengan menyatakan bersedia meletakkan jabatan. Sampai akhirnya kini, Sriwijaya FC memiliki nakhoda yang baru, Asfan Fikri Sanaf. Mantan Dirut BSB itu diharapkan total mengurusi Laskar Wong Kito.

Seiring dengan penandatanganan berkas peralihan saham, usai RUPS yang dilakukan di Hotel Grand Inna Daira, tadi.

“Kita tetap bekerja sama-sama untuk kebaikan SFC. Saya juga tidak akan pergi begitu saja. Tapi, jika nantinya saya diminta tetap jadi komisaris utama, saya harus pikir-pikir dulu,” kata Muddai. (aja)

Komentar

Berita Lainnya