oleh

Akhirnya… Korban Penembakan Oknum TNI Meninggal

TANGERANG – Sarmianus Gulo (23) yang menjadi korban penembakan yang diduga dilakukan oknum TNI akhirnya meninggal dunia di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, sekitar pukul 16.42 WIB, Sabtu (8/8). Korban sempat menjalani perawatan selama dua hari dan telah mendapat tindakan medis operasi.

“Meninggal dunia sekitar pukul 16.42 WIB di RS Polri Kramat Jati,” ujar salah satu keluarga korban, Metieli Gulo, Ahad (9/8).

Metieli mengatakan, saat ini pihak berwajib akan melakukan autopsi jenazah. Atas kejadian ini, ia menyatakan, pihak keluarga sepenuhnya menyerahkan kasus penembakan ini kepada Detasemen Polisi Militer (Denpom). “Akan diautopsi oleh pihak Denpom. Kalau kasus lebih lanjut kami serahkan sama pihak berwajib. Pihak Denpom sedang dalam perjalanan untuk melakukan autopsi,” katanya

Sarmanius Gulo anak pertama dari empat bersaudara sudah tinggal lima tahun di Kota Bumi, Kota Tangerang, Banten. Dia dikenal baik di lingkungan tetangganya. Korban sendiri merupakan tumpuan keluarga semenjak orang tua laki-laki telah lama meninggal dunia terlebih dahulu.

“Hanya itu yang bisa saya kasih informasi, mas. Semoga korban mendapat tempat yang enak di sisi-Nya,” jelasnya.

Sarmanius Gulo menjadi korban penembakan di Jalan Raya Mauk, Cadas, Sepatan, Tangerang, Banten sekitar pukul 20.30 WIB, Selasa (4/8). Pria yang berasal dari Ulu Moroo, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara (Sumut) itu menjadi korban penembakan diduga dilakukan oknum TNI. Polres Metro Tangerang Kota membenarkan bahwa terduga pelaku merupakan anggota TNI. Kasusnya sudah diserahkan ke Denpom.

“Ke Denpom saja konfirmnya. Kasusnya sudah (ditangani) di sana,” terang Kapolres Metro Tangerang Kota Sugeng Hariyanto, Rabu (5/8). Sugeng enggan memerinci ihwal kasus penembakan tersebut. Sementara oknum TNI terduga pelaku penembakan telah diamankan pihak Denpom Jaya/1 Tangerang. Pihak Denpom hingga kini belum memberikan keterangan perkembangan kasus. (hen/pojokbanten)

Komentar

Berita Lainnya