oleh

Akibat Korona, Rilis Film Mulan Ditunda untuk Keempat Kali

SUMEKS.CO- Perilisan film drama perang fantasi epos Disney, Mulan, kembali ditunda hingga Agustus di tengah pandemi korona (Covid-19) yang masih merebak, demikian diumumkan perusahaan tersebut.

Sebelumnya, film live-action berlatar Tiongkok itu dijadwalkan tayang di bioskop-bioskop Amerika Serikat (AS) pada 27 Maret, namun kemudian ditunda menjadi 24 Juli akibat pandemi. Studio-studio Hollywood menangguhkan hampir semua film beranggaran tinggi mereka di AS maupun di negara-negara lain setelah bioskop ditutup dalam upaya memerangi penyebaran virus korona. Mulan kini dijadwalkan tayang pada 21 Agustus.mula

“Meskipun pandemi mengubah rencana perilisan Mulan dan kami akan tetap fleksibel sesuai yang disyaratkan, hal ini tidak mengubah keyakinan kami akan kekuatan film dan pesannya tentang harapan serta kegigihan,” kata Alan Horn, Co-Chairman sekaligus Chief Creative Officer Walt Disney Studios, dan Alan Bergman, Co-Chairman Walt Disney Studios, dalam sebuah pernyataan seperti dilansirAntara dari Xinhua. “Sutradara Niki Caro serta para pemain dan kru kami telah menciptakan film yang indah, epik, dan menyentuh yang dicita-citakan oleh setiap pengalaman sinematik, dan seperti itulah yang kami yakini tentang film ini, baik di panggung dunia maupun layar lebar bagi semua penonton di seluruh dunia untuk dinikmati bersama,” papar pernyataan itu.

Terinspirasi dari legenda pahlawan wanita Tiongkok kuno, “Mulan” merupakan adaptasi film animasi Disney tahun 1998 dengan judul yang sama. Menurut legenda, Mulan hidup pada era penuh gejolak dalam sejarah Tiongkok lebih dari 1.400 tahun silam. Dia menyamar sebagai pria untuk bertugas di militer menggantikan ayahnya yang sudah tua dan berjuang demi negaranya.

Mulan, yang biaya pembuatannya menghabiskan 200 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp14.239), dibintangi oleh Liu Yifei sebagai pemeran utama setelah proses castingglobal selama setahun, dengan Gong Li berperan sebagai penyihir kuat dan berbahaya, Donnie Yen sebagai komandan militer, dan Jet Li sebagai kaisar Tiongkok.

Pengumuman itu disampaikan sehari setelah keputusan Warner Bros. untuk menunda tanggal perilisan film besutan Christopher Nolan Tenet untuk kedua kalinya menjadi 12 Agustus dari sebelumnya 31 Juli.

Baik Mulan maupun Tenet disebut-sebut bisa membantu bioskop menyambut kembali para penggemar film pada musim panas tahun ini di tengah pandemi. “Mulan” sebelumnya dianggap sebagai film besar pertama Hollywood yang akan menghiasi layar lebar setelah pembukaan bertahap bioskop bulan depan.

Penundaan Mulan dan Tenet membayangi rencana pembukaan kembali bioskop. AMC Theaters, rantai bioskop film terbesar di AS, menyampaikan dalam sebuah pernyataan pada pekan lalu bahwa pihaknya akan membuka kembali bioskop di 450 lokasi di AS pada 15 Juli, dan sekitar 150 lokasi lainnya pada 24 Juli, bertepatan dengan waktu penayangan “Mulan” dan “Tenet”. Namun, sejumlah negara bagian di AS mencatatkan lonjakan kasus baru COVID-19 dan angka pasien rawat inap pada pekan ini.

Surat kabar The Washington Post berkomentar, “langkah ini mengindikasikan bahwa Juli, yang dalam beberapa tahun terakhir diisi film-film mega-blockbuster mulai dari The Lion King hingga The Dark Knight, Transformers hingga banyak film Harry Potter, tidak akan menyaksikan perilisan film besar baru untuk pertama kalinya di era modern.”

“Disney untuk ketiga kalinya menunda perilisan Mulan di bioskop, semuanya secara resmi memupus harapan Hollywood untuk menyelamatkan musim film di musim panas,” tulis majalah Variety.

Variety juga menulis bahwa Mulan diprediksi akan mendapat sambutan besar dari penonton di Tiongkok. “Namun, semua bioskop di Tiongkok saat ini masih tutup, tanpa diketahui kapan akan kembali dibuka. Karena ‘Mulan’ dipandang penting di Tiongkok, akan berisiko untuk merilis film ini sekarang dan mengabaikan para penonton di Tiongkok,” tulis majalah AS tersebut. (jawapos)

Komentar

Berita Lainnya