oleh

Aksi Heroik Marbot Masjid Tangkap Pencuri Uang Kotak Amal Bersama Cucu, Viral di Medsos

SUMEKS.CO – Sudarno (59), marbot Masjid Muhammadiyah Al Janah, Jl Siaran Sako Palembang, viral di media sosial (Medsos) setelah aksi heroiknya memergoki dan menangkap pencuri uang dalam kotak amal masjid yang terjadi beberapa hari lalu.

Saat kejadian, Sudarno yang juga sebagai penjaga keamanan masjid ini curiga dengan gerak gerik pelaku. “Mencurigakan karena terlalu lama di dalam masjid padahal sudah sepi karena jemaah salah Subuh sudah pulang semua, saya curiga lalu menghadang pelaku di depan pintu pagar,” terangnya.

Aksi pelaku terekam kamera CCTV masjid. Dalam rekaman pelaku berusaha kabur dengan sepeda motornya yang sengaja di parkir di halaman masjid.

“Saya dan cucung laki-laki langsung menutup pintu pagar dan pelaku terus berusaha kabur dan saat disetop pelaku tidak mau. Saya pukul bagian perutnya, terus berusaha jangan sampai dia kabur, hingga uang sebanyak Rp1,4 juta lebih yang di dalam bungkusan disimpan di balik baju pelaku berhamburan. Dan melihat itu saya baru tahu kalau pelaku memang mencuri uang dalam kota amal,” beber Sudarno lagi.

Sudarno bersama cucu laki-lakinya menunjukkan pintu pagar masjid. Foto : edho/sumeks.co

Warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian yang mengetahui kejadian ini langsung membantu Sudarno membekuk pelaku yang berusaha kabur ke arah Jl Siara Sako.

“Berhasil kami tangkap dan mengamankan sepeda motornya. Kalau pelaku berhasil kabur saya pikir paling bisa mengamankan motornya saja dan langsung nelpon Polsek Sako, tidak lama datang dan membawa pelaku,” terangnya.

Sementara itu, aksi heroik Sudarno ini juga mendapat apresiasi dari Sekda Kota Palembang Ratu Dewa. Sabtu (11/7/2020) siang, dia sengaja datang dan salat Zuhur di masjid dan menemui langsung pengurus masjid termasuk Sudarno.

“Ini menjadi pelajaran bagi pengurus masjid yang lain. Untuk itu dalam waktu dekat saya akan memanggil Kabag Kesra dan Dewan Masjid Indonesia khususnya Kota Palembang untuk dirapatkan kita mencari formulasi yang tepat. Apakah butuh CCTV seperti masjid di sini, lalu juga mungkin ada pelatihan atau pembinaan. Ini pelajaran awal yang akan kita progres,” tukas Ratu Dewa.(dho)

Komentar

Berita Lainnya