oleh

Aksi Nekat Bocah Kecanduan Game Online di Muratara

-Sumsel-244 views
Cari Wifi Gratis Hingga Sembunyi di Bawah Meja
MURATARA – Dampak kecanduan Game online mobile legends sejumlah bocah di wilayah Kabupaten Muratara, nekat mencari hotspot gratis di kantor-kantor milik Pemerintah Daerah. Kendati sempat di usir pegawai karena aktivitas mereka dianggap mengganggu. Namun bocah-bocah itu tetap nekat bermain sembari sembunyi di bawah meja.
Meri salah satu pemilik warung dekat kantor DLHP Kabupaten Muratara, mengaku hampir setiap hari melihat sekumpulan bocah asik bermain Game online di ruang tunggu depan kantor DLHP Muratara.
“Tapi itulah kadang sudah di usir mereka balek lagi, tadi bae ado yang singitan di bawah meja sambil main Game online di depan kantor itu,” katanya, kemarin (13/9). Dia mengungkapkan, kondisi itu akibat dampak teknologi yang semakin pesat dan merambah ke segala usia tanpa terkontrol.
Namun tidak menutup kemungkinan, bocah usia pelajar itu kecanduan Game online akibat pengawasan lemah dari orang tua mereka. “Kecik-kecik sudah pegang Hp Android galo. Idak keruan, wong tuonyo dak ngurus, jadi anak-anaknyo keliaran di luar rumah,” bebernya.
Sementara itu, Indrayani Kabid Lingkungan Hidup DLHP Muratara, membenarkan adanya aksi sejumlah bocah yang sering nangkring di depan kantor mereka. Pihaknya mengaku, sempat terganggu dengan aktivitas mereka yang sering mencari wifi gratis untuk bermain Game online.
“Memang di kantor kita ada wifi yang terbuka untuk umum. Tapi kalau di manfaatkan anak-anak untuk bermain Game online wah gawat juga,” timpalnya. Dia sudah mengintruksikan staf DLHP untuk memberikan kode paswod dan mematikan wifi gratis tersebut. Namun kondisi itu tidak bisa dilakukan secara maksimal lantaran banyak pegawai yang hendak menggunakan wifi untuk bekerja.
“Kita gunakan wifi untuk bekerja dan mengakses beragam informasi dan perangkat yang menggunakan internet. Kalau dimatikan total nanti kita tidak bisa bekerja, ini perlu di berikan arahan supaya anak-anak ini tidak lagi kecanduan Game online,” bebernya.
Sementara itu, Linda sekertaris DPMPD -P3A Muratara, mengatakan pihaknya akan merespon informasi itu dan melakukan pengecekan secara langsung. Pihaknya berharap, sejumlah anak-anak itu tidak terlalu dilepas pengawasan oleh orang tua. “Akan kami tindaklanjuti informasinya dik, tentunya anak-anak apa lagi usia sekolah harus diawasi oleh orang tua. Jangan sampai lepas pengawasan,” tutupnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya